Perak Tembus US$100 per Ounce! Tapi Kenapa Banyak Orang Gagal Menjualnya?

Rabu 28-01-2026,08:49 WIB
Reporter : Diana
Editor : Hanida Syafrina

BACA JUGA:Dari Pahit ke Bangkit: Strategi Ford Rebut Kembali Hati Konsumen Indonesia

BACA JUGA:Yamaha Fazzio Hybrid Tampil Lebih Segar, Warna dan Grafis Baru Bidik Gen Z

Massachusetts & Connecticut: Rata-rata pembelian di kisaran 90%–92% dari harga spot

Hampir eksklusif untuk Silver Eagles

Tak satu pun pedagang menawarkan harga dengan potongan 30%. Namun, diskon 8%–17% jelas cukup besar untuk mengejutkan investor yang hanya melihat grafik harga.


Sebuah unggahan viral di platform X justru membuka sisi gelap dari kepemilikan perak fisik--chatgpt image

Bentuk, Volume, dan Lokasi: Penentu Harga Sebenarnya

Temuan ini menegaskan satu hal penting: harga spot bukanlah harga jual nyata di dunia fisik.

Beberapa faktor krusial yang menentukan:

Bentuk perak: Eagles > perak generik

Volume: transaksi besar lebih disukai

Likuiditas pasar lokal

Biaya verifikasi & risiko pemalsuan

BACA JUGA:Polisi Temukan Jenazah Christina di Antara Pohon Sawit di Banyuasin

BACA JUGA:Samsung diduga membocorkan salah satu fitur penjualan terbesar Galaxy S26 Ultra

Pedagang juga mengungkap bahwa perak generik sering kali memerlukan pengujian tambahan, yang otomatis menekan harga beli.

Kategori :