BACA JUGA:Mengenal Lebih Dekat Perhiasan Emas Putih
BACA JUGA:Ziarah ke Makam Orang Tua, Motor Warga Palembang Raib di TPU Kandang Kawat
Teknologi ini memadukan sistem CVT dengan gigi fisik di awal akselerasi, sehingga respons lebih instan tanpa membuat putaran mesin terlalu tinggi.
Sebaliknya, Innova Reborn masih setia dengan transmisi otomatis 6-percepatan yang sudah dikenal tangguh dan andal.
Dipadukan dengan penggerak roda belakang, karakter mobil ini dinilai lebih siap menghadapi jalan pegunungan maupun kondisi semi off-road, terutama di wilayah luar kota.
Dari sisi ukuran, Kijang Innova Zenix tampil sedikit lebih besar. Panjangnya mencapai 4.755 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.795 mm.
Wheelbase yang mencapai 2.850 mm membuat kabinnya terasa lebih lega. Bobotnya pun lebih ringan, sekitar 1.555 kg.
BACA JUGA:15 Ribu Sambungan Baru Air Bersih Ditargetkan Direalisasi di 2026
BACA JUGA:Kasus PPDS Disorot, Unsri Pertegas Larangan Perundungan
Sementara Innova Reborn memiliki panjang 4.735 mm, lebar 1.830 mm, tinggi sama, dengan wheelbase 2.750 mm dan bobot mencapai 1.820 kg.
Innova Reborn Diesel yang sudah teruji atau beralih ke Zenix bensin dengan teknologi baru?--youtube.com/@otomotif tv
Perbedaan ini berpengaruh langsung pada karakter berkendara. Zenix terasa lebih lincah dan mudah dikendalikan, meski dimensinya besar.
Toyota bahkan menyebutnya sebagai MPV crossover karena siluetnya yang menyerupai SUV.
Penggerak roda depan membuat lantai kabin lebih rata karena tidak ada terowongan gardan di tengah, sehingga meningkatkan kenyamanan penumpang baris kedua dan ketiga.
Innova Reborn tetap menawarkan fleksibilitas khas MPV tujuh penumpang. Kabinnya nyaman untuk perjalanan jauh, dengan konfigurasi kursi yang mudah diatur sesuai kebutuhan penumpang maupun barang.
BACA JUGA:PLN Terus Percepat Pemulihan Kelistrikan Aceh, 6.432 Desa Telah Kembali Menyala