Keberhasilan operasi jantung siloam hospitals capai 98,8 persen

Sabtu 17-01-2026,17:45 WIB
Reporter : Ekky Saputra
Editor : Muhadi Syukur

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Siloam international hospitals menegaskan komitmennya dalam mengembangkan kedokteran berbasis bukti, dengan memperkuat kapasitas tenaga medis di Indonesia, dengan menghadirkan layanan kesehatan berstandar global untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan unggul, modern, dan berdaya saing global.

Melalui siloam Sriwijaya Palembang, siloam hospitals mampang, dan siloam heart hospital menyelenggarakan siloam simposium palembang 2026, dengan membahas seputar kardiovaskular yang fokus pada penanganan penyakit jantung modern, dan ortopedi mencakup sistem otot, tulang, dan sendi yang berperan penting dalam pergerakan tubuh.


Siloam Simposium Palembang 2026 membahas penanganan modern kardiovaskular dan ortopedi.--Foto : Ekky - PALTV

Associate director commercial siloam international hospitals, Angelia agustine mengatakan dengan adanya layanan rumah sakit siloan secara grup, berdampak baik terhadap masyarakat, lantaran siloam dapat memberikan layanan yang lebih luas dan lengkap.

"Jadi perawatan yang bisa dilakukan di Siloam secara grup menjadi sangat luas dengan peralatan yang lebih lengkap bahkan tidak kalah dengan rumah sakit yang ada diluar negeri" ujar Angelia Agustine, ADC Siloam International Hospitals.


Angelia Agustine, ADC Siloam International Hospitals.--Foto : Ekky - PALTV

BACA JUGA:Miris, Untung Tak Seberapa! Pedagang Pempek Panggang Kehilangan Motor dan Ratusan Pempek

BACA JUGA:Viral di Medsos, Pelajar Jadi Korban Begal di Jalan Desa Burai Ogan Ilir

Andry Sjamsu, CEO Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang mengungkapkan dengan adanya sinergi tenaga medis antar unit Siloam International Hospitals menunjukkan tersedia layanan terintegrasi yang bisa dilakukan oleh Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang untuk penanganan kepada pasien dengan didukung oleh unit Siloam lainnya untuk penanganan yang lebih advance.

“Selain itu, Layanan lanjutan yang dapat dilakukan oleh unit Siloam lainnya dilakukan dengan layanan yang berkesinambungan dan terpadu sehingga penanganan yang dibutuhkan oleh pasien di Palembang dapat dilanjutkan di unit Siloam lain yang saat ini memiliki kekhususan layanan kesehatan“ ujar Chief Executive Officer Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang, Andry Sjamsu 


Andry Sjamsu, CEO Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang--Foto : Ekky - PALTV

Sementara itu, dr. Heston Napitupulu mengatakan, penanganan operasi penyakit janung di rumah sakit siloam tingkat keberhasilan mencapai 98,8 persen, dengan operasi sekitar 200 pasien setiap tahunnya.

“Evolusi CABG dari metode konvensional dengan sternotomi penuh menuju teknik minimal access merupakan terobosan penting dalam bedah jantung. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi trauma operasi, nyeri pascabedah, dan waktu pemulihan pasien, tetapi juga meningkatkan keselamatan serta kualitas hidup pasien tanpa mengurangi efektivitas tindakan revaskularisasi atau pemulihan aliran darah,” ujar dr. Heston napitupulu, dokter bedah jantung siloam heart hospital.


dr. Heston napitupulu, dokter bedah jantung siloam heart hospital--Foto : Ekky - PALTV

BACA JUGA:Sanitasi Buruk Picu Kasus Cacingan pada Anak di Palembang

Kategori :