Bukan Hybrid Biasa! Begini Cara Kerja Mesin Nissan Qashqai e-POWER 2026

Kamis 15-01-2026,14:12 WIB
Reporter : helen
Editor : hendri

Dalam pengujian siklus WLTP, SUV ini diklaim mencatat konsumsi sekitar 4,5 liter per 100 kilometer.

Dengan kapasitas tangki bahan bakar sekitar 55 liter, jarak tempuh maksimalnya bisa mencapai hingga 1.200 kilometer dalam sekali pengisian penuh.

BACA JUGA:SUV Nissan Generasi 2026 Makin Futuristik Berkat Head-Up Display Canggih

BACA JUGA:Nissan SUV 2026 Usung Teknologi AI untuk Berkendara Pintar

Angka ini membuat Qashqai e-POWER 2026 sangat ideal untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.

Meski irit, performa tetap menjadi perhatian Nissan. Motor listrik pada Qashqai e-POWER 2026 mampu menghasilkan tenaga sekitar 202 tenaga kuda.

Torsi instan yang dihasilkan motor listrik membuat akselerasi awal terasa sigap dan meyakinkan.

Saat membutuhkan tenaga ekstra, seperti menyalip kendaraan atau melibas tanjakan, respons motor listrik tetap konsisten.

Nissan juga menyediakan mode berkendara Sport Mode yang memberikan respons throttle lebih agresif, tanpa mengorbankan kenyamanan secara berlebihan.

BACA JUGA:Bukan Sekadar Canggih, Fitur Semi-Autonomous SUV Nissan 2026 Bikin Pengemudi Makin Aman dan Nyaman

BACA JUGA:SUV Nissan, Pilihan Rasional bagi Pengguna Mobil Pertama

Dari sisi teknis, struktur e-POWER tergolong lebih sederhana dibandingkan sistem penggerak konvensional.

Tidak ada transmisi kompleks dengan banyak gigi yang bekerja terus menerus.

Roda digerakkan langsung oleh motor listrik, sementara mesin bensin berperan sebagai pembangkit daya.

Kesederhanaan ini berpotensi mengurangi keausan komponen mekanis dan membuat perawatan jangka panjang lebih mudah.

BACA JUGA:SUV Nissan Dilengkapi Teknologi Modern: Kombinasi Performa dan Keamanan

BACA JUGA:SUV Nissan vs Mitsubishi Outlander: Adu Stabilitas Berkendara di Segmen SUV Menengah

Mesin bensin tidak dipaksa bekerja keras mengikuti gaya berkendara pengemudi, sehingga umur pakainya dapat lebih terjaga.

Teknologi e-POWER juga memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Nissan mengklaim emisi karbon dioksida Qashqai e-POWER 2026 turun sekitar dua belas persen dibandingkan generasi sebelumnya.

Efisiensi termal yang lebih baik memastikan lebih banyak energi bahan bakar diubah menjadi tenaga listrik.

Dengan karakter tersebut, Qashqai e-POWER 2026 menyasar konsumen modern yang menginginkan teknologi canggih tanpa kompleksitas berlebihan.

BACA JUGA:SUV Nissan vs Hyundai: Pertarungan Teknologi Modern

BACA JUGA:SUV Nissan Cocok untuk Off-Road Ringan: Tangguh dan Siap Menjelajah

Kategori :