Mitos dan Fakta Seputar Emas, Mengungkap Realita di Balik Kilau Logam Mulia

Rabu 14-01-2026,13:35 WIB
Reporter : Leni Marlina
Editor : Hanida Syafrina

Akibatnya, warna emas bisa tampak kusam, menghitam, atau berubah di beberapa bagian permukaannya.

Perubahan tampilan ini sering disalahartikan sebagai tanda bahwa emas tersebut palsu.

BACA JUGA:Dana Minim Bukan Halangan, Ini Deretan Mobil Bekas Dibawah Rp 100 Juta

BACA JUGA:Kanwil Kemenkum Sumsel Gelar Sosialisasi SKM Online Guna Perkuat Layanan Publik Digital

Padahal, kondisi tersebut justru wajar terjadi pada perhiasan emas dengan kadar tertentu, terutama jika sering terpapar keringat, parfum, sabun, atau bahan kimia lainnya.

Oleh karena itu, perawatan menjadi kunci penting agar emas tetap tampak berkilau.

Membersihkan perhiasan secara berkala dan menghindarkannya dari zat kimia keras dapat membantu menjaga keindahan emas dalam jangka panjang.


Emas murni dengan kadar 24 karat memang memiliki sifat yang sangat stabil.--ig@fyfact

Selain soal warna, emas juga kerap dianggap sebagai investasi yang selalu aman dan tidak pernah merugi.

Faktanya, emas memang dikenal sebagai aset lindung nilai yang cukup andal, terutama di tengah inflasi atau ketidakpastian ekonomi.

Banyak orang memilih emas sebagai sarana menyimpan kekayaan karena nilainya cenderung bertahan dalam jangka panjang.

BACA JUGA:Poco F8 Series Gebrak Pasar Dengan Kamera Periskop

BACA JUGA:Update! Kurs BI 13 Januari 2026: Cek Nilai Tukar Rupiah ke Mata Uang Asing

Meski demikian, bukan berarti harga emas selalu naik atau stabil setiap waktu.

Harga emas tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, nilai tukar mata uang, tingkat inflasi, hingga kebijakan suku bunga yang ditetapkan bank sentral.

Hal ini menunjukkan bahwa emas pun memiliki risiko fluktuasi, sama seperti instrumen investasi lainnya.

Kategori :