Gaji UMR tapi Harus Menanggung Keluarga? Ini Cara Sandwich Generation Bertahan

Rabu 07-01-2026,07:25 WIB
Reporter : evi
Editor : Hanida Syafrina

BACA JUGA:Prosesi Pedang Pora Warnai Pisah Sambut Kapolrestabes Palembang

Selain itu, alokasi 5–10 persen dapat digunakan untuk perlindungan dan investasi ringan. Kepesertaan BPJS Kesehatan sebaiknya tetap aktif agar risiko kesehatan tidak menambah beban finansial.

Jika memungkinkan, manfaatkan fasilitas yang disediakan perusahaan.

Untuk cicilan atau utang, porsinya sebaiknya tidak melebihi 15 persen dari penghasilan. Beban cicilan yang terlalu besar akan membuat keuangan semakin tertekan dan sulit bernapas.


Bagi pekerja dengan gaji UMR, uang bulanan kerap terasa cepat habis.--copilot.com

Sementara itu, sekitar 5 persen penghasilan dapat dialokasikan untuk hiburan agar kesehatan mental tetap terjaga.

Dana darurat dapat dikumpulkan secara kreatif, misalnya dari uang lembur, tunjangan hari raya, bonus, atau dengan menabung nominal kecil setiap hari.

Meski terlihat sepele, cara ini dapat membangun kebiasaan finansial yang sehat.

BACA JUGA:Hakim PN Sekayu Putus Kasus Penganiayaan Dokter, Hukuman Diperingan lewat RJ

BACA JUGA:GPS di Genggaman: Rahasia Teknologi yang Selalu Menemukan Jalan

Agar tidak terus mengalami defisit, sandwich generation juga disarankan mencari sumber penghasilan tambahan. Side hustle seperti freelance, ojek online, jasa titip, atau bisnis kecil-kecilan bisa menjadi solusi.

Tujuannya bukan untuk langsung kaya, melainkan menjaga keuangan tetap seimbang dan memungkinkan menabung secara bertahap.

Bagi pasangan suami istri, memiliki lebih dari satu sumber penghasilan sangat dianjurkan.

Selain itu, mencatat dan mengevaluasi pengeluaran secara rutin akan membantu mengendalikan pos biaya yang paling sulit dikontrol, sekaligus membuka jalan menuju kondisi keuangan yang lebih stabil.

Kategori :