Jika pada awal kemunculannya tingkat akurasi GPS masih terbatas, kini kesalahan posisi dapat ditekan hingga beberapa meter.
Bahkan sentimeter untuk kebutuhan tertentu. Integrasi dengan jaringan seluler, Wi-Fi, serta sensor internal seperti giroskop dan akselerometer memungkinkan navigasi tetap berjalan meski sinyal satelit melemah.
Inilah yang membuat peta digital tetap dapat diandalkan di kawasan perkotaan padat atau di dalam gedung.
Manfaat GPS meluas jauh melampaui urusan mencari jalan. Di sektor transportasi dan logistik, teknologi ini menjadi tulang punggung pelacakan kendaraan dan pengiriman barang secara real time.
Dunia penerbangan dan pelayaran pun mengandalkan GPS untuk navigasi yang aman dan efisien. Dalam konteks kebencanaan, GPS membantu pemetaan wilayah terdampak, penentuan jalur evakuasi, hingga koordinasi tim penyelamat di lapangan.
BACA JUGA:Pengendara Motor Terluka Usai Tabrak Balok Kayu di Palembang
BACA JUGA:Warga Wajib Tahu! Wali Kota Palembang Buka 5 Puskesmas Rawat Inap, Ini Daftar Lokasinya
Di bidang jurnalistik dan peliputan, GPS juga memegang peranan penting. Penentuan lokasi kejadian, pelacakan peristiwa, hingga verifikasi tempat menjadi lebih akurat dan cepat.
Teknologi ini membantu jurnalis bekerja di lapangan dengan informasi lokasi yang presisi, terutama dalam situasi darurat atau bencana alam.
Meski demikian, ketergantungan terhadap GPS bukan tanpa risiko. Sinyal dapat terganggu oleh kondisi geografis tertentu seperti terowongan, pegunungan, atau hutan lebat.
Secara teknis, GPS bekerja melalui jaringan puluhan satelit yang mengorbit Bumi.--Freepik.com
Selain itu, isu keamanan dan privasi data lokasi menjadi perhatian serius. Informasi pergerakan pengguna yang tersimpan dalam sistem digital berpotensi disalahgunakan jika tidak dilindungi dengan baik.
Untuk menjawab tantangan tersebut, pengembangan sistem navigasi terus dilakukan. Satelit generasi baru dengan sinyal lebih kuat dan jangkauan lebih luas mulai diluncurkan.
BACA JUGA:Warga Wajib Tahu! Wali Kota Palembang Buka 5 Puskesmas Rawat Inap, Ini Daftar Lokasinya
BACA JUGA:Bupati OKU H Teddy Meilwansyah Hadiri Malam Kenal Pamit Direskrimsus Polda Sumsel
Beberapa negara juga mengembangkan sistem navigasi alternatif guna mengurangi ketergantungan pada satu jaringan global.