Menurutnya, kegiatan lomba kebaya muslimah ini menjadi simbol bahwa generasi tua juga memiliki peran besar dalam mendidik dan mengarahkan generasi muda ke depan.
“Melalui perayaan Hari Ibu ini, kami ingin menunjukkan bahwa ibu-ibu adalah sosok yang hebat. Dengan adanya lomba kebaya muslimah dan parade berkebaya ini, EECM berharap dapat menjadi penyemangat bagi seluruh anggota, khususnya Emak Emak Cindo Militan, agar terus berkarya dan berkontribusi,” ungkap Fuleli Mahdinar.
Ia juga menegaskan bahwa EECM memiliki cita-cita besar untuk membangun generasi yang kuat, berkarakter, dan berbudaya. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat solidaritas organisasi sekaligus menanamkan nilai-nilai kebanggaan terhadap budaya lokal kepada generasi selanjutnya.
Sekretaris Umum EECM, Fuleli Mahdinar, menjelaskan bahwa peringatan Hari Ibu ke-97 ini menjadi momentum penting bagi Emak Emak Cindo Militan untuk menunjukkan peran aktif perempuan-Suryadi-PALTV
BACA JUGA:Pertamina EP Zona 4 Cetak Rekor Pengeboran Terdalam, Tembus 769 Meter di Bawah Tanah
BACA JUGA:Pencari Kerja di OKI Meningkat 15 Persen Sepanjang Tahun 2025
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Emak Emak Cindo Militan Sumatera Selatan tidak hanya merayakan Hari Ibu sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadikannya sebagai momentum pemberdayaan perempuan, pelestarian budaya, serta penguatan peran ibu dalam keluarga dan masyarakat.