BACA JUGA:Usaha BRILInk di Daerah Pelosok jadi Bisnis Menjanjikan, Biaya Murah jadi Pilihan
Fitur seperti Social Media Assistant menghadirkan voice changer, call summary, hingga text translate yang muncul di layar saat video call.
Ada pula AI Image Sharpening untuk mempertajam detail foto dan AI Gizi Putri yang bisa memoles wajah seperti hasil operasi plastik.
Inovasi paling berani datang dari fitur Ultra Link Bluetooth, diklaim bisa melakukan panggilan telepon, chatting, dan voice note tanpa koneksi internet atau kuota.
Teknologi ini menggunakan Bluetooth dengan jangkauan yang diklaim mencapai 1,5 kilometer di area terbuka.
Uji coba di lapangan menunjukkan komunikasi masih aman pada garis lurus tanpa halangan, meski mulai terputus-putus (putus-putus) saat terhalang gedung.
BACA JUGA:Ruben Amorin Nilai Mental Pemain Manchester United Masih Perlu Dibenahi
BACA JUGA:Ini Strategi BRI Pertahankan Kualitas Portofolio Melalui Penguatan Manajemen Risiko
Layar Mentereng dan Performa Entry Level
Layar Infinix Hot 60 Pro Plus adalah kejutan lain, dibekali refresh rate 144Hz dengan resolusi 1.5K dan peak brightness yang mencapai 4.500 nits.
Kecerahan ekstrem ini menjamin visibilitas yang sempurna bahkan di bawah terik matahari langsung dengan suhu panas 33 derajat Celcius.
Ponsel ini juga dilengkapi fitur Outdoor Boost untuk memaksimalkan kecerahan luar ruangan.
Ponsel ini ditenagai oleh chipset Helio G200 Ultimate.
Ponsel pintar ini berhasil menarik perhatian karena menawarkan ketebalan hanya 5,9 mm,--youtube@dkidmedia
Para penguji sepakat bahwa performa chipset ini melampaui seri G100 pendahulunya. Meskipun demikian, mereka mencatat bahwa umpan balik haptik (haptic feedback) dan kualitas speaker masih tergolong tingkat awal.
Khusus untuk speaker, meskipun telah disetel oleh JBL, penguji menilai suaranya hanya sekelas ponsel dengan harga sekitar Rp2 juta.