Rasa kehilangan jati diri atau merasa terjebak dalam rutinitas yang membosankan bisa menjadi dorongan untuk mencari pengalaman baru dan kegembiraan.
5. Kurangnya Komunikasi dan Ketidakmampuan Menyelesaikan Konflik
Komunikasi yang buruk atau kurangnya keterampilan untuk menyelesaikan konflik dapat menyebabkan ketegangan dalam hubungan. Jika seorang wanita merasa bahwa kebutuhan, keinginan, atau masalahnya tidak didengar atau dianggap penting, ia mungkin mencari pemahaman dan dukungan di luar hubungan tersebut.
Ketidakmampuan untuk mengatasi konflik dengan pasangan dapat memperbesar kemungkinan perselingkuhan.
Perselingkuhan dalam hubungan adalah masalah yang kompleks dan sangat dipengaruhi oleh konteks individu. Wanita selingkuh tidak bisa dijelaskan hanya dengan satu faktor tunggal, tetapi melibatkan kombinasi berbagai aspek emosional, seksual, dan hubungan.
Penting bagi pasangan untuk terus memperkuat komunikasi, memperhatikan kebutuhan masing-masing, dan menciptakan lingkungan dimana kedua belah pihak merasa terhubung dan puas. Dengan demikian, harapan dapat dibangun untuk menjaga kepercayaan dan kesetiaan dalam hubungan yang sehat.(*)