Diduga Mencuri Uang Nenek, Ayah Bakar Anak Kandung

Selasa 21-01-2025,21:11 WIB
Reporter : Mardiyansyah
Editor : Muhadi Syukur

Melihat hal tersebut pelaku kaget dan panik dan spontan berusaha memadamkan api dengan cara melepas baju korban sehingga korban bisa diselamatkan meski masih menderita luka bakar, dan pelaku sendiri menderita luka bakar di kedua tangannya.

"Botol isi pertalite itu memang sudah ada, biasa untuk stok BBM motor. Jadi aksi spontan saja bukan direncanakan," ujarnya.

Akibat tindakan tersebut, korban mengalami luka bakar serius di bagian punggung, wajah, serta tangan. Tidak hanya itu, tersangka juga mengalami luka bakar di kedua tangannya saat mencoba melepaskan pakaian korban yang terbakar. Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit DKT Baturaja untuk mendapatkan penanganan medis.

BACA JUGA:Perdana, Kejati Sumsel Restorative Justice Perkara Penyalahgunaan Narkotika, Tersangka Akan Direhabilitasi

BACA JUGA:Sriwijaya FC di Ambang Degradasi ke Liga 3 Usai Kalah 2-0 dari PSMS Medan

Setelah kejadian tersebut, sambung Kasat Reskrim, pihaknya menerima laporan dari masyarakat, lalu Kapolsek Rambang Lubai, AKP Supriadi Garna SH MH, memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Noky Juliawan SH, bersama tim Opsnal Elang Lubai untuk segera bertindak.

Tersangka berhasil diamankan di Polsubsektor Lubai Ulu bersama barang bukti berupa botol plastik berwarna hijau dan kaos biru yang dikenakan korban.

Atas perbuatannya Tersangka AJ terancam akan dijerat dengan Pasal 80 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah keluarga. Kekerasan terhadap anak adalah pelanggaran berat yang akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tutup AKP Darmanson dalam konferensi pers tersebut.

BACA JUGA:Audiensi Kakanwil Kemenkum Sumsel dan DPRD, Apa yang Dibahas soal Produk Hukum?

BACA JUGA:Kejari Muara Enim Gelar Apel Integritas Menuju WBK

Sementara itu, dari keterangan tersangka di BAP, bahwa insiden ini bermula dari dugaan korban telah mengambil uang milik neneknya. Dan ia tidak sengaja melemparkan botol berisi minyak hanya spontan saja.

Begitu juga ketika memantik korek api juga tidak ada maksud benar-benar akan membakarnya hanya ingin menakut-nakuti korban saja, namun tidak tahu akan berakibat vatal berujung pada kejadian yang sangat tragis tersebut. Dan tersangka sangat menyesal atas kejadian tersebut.

Kategori :