Inilah Negara Yang Paling Sulit Dikunjungi, Mulai Dari Korea Utara hingga Suriah

Kamis 13-06-2024,08:25 WIB
Reporter : johanes
Editor : Hanida Syafrina

Negara ini masih mengalami ketegangan politik, namun keindahan alam dan destinasi wisata seperti gurun dengan hewan endemik Afrika sangat menarik. Wisata di Sudan saat ini sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya.

BACA JUGA:Tenggelam Sepulang dari Sawah, Kakek 70 Tahun Ditemukan Mengapung di Pinggir Sungai Ogan

4. Korea Utara

Tidak mengherankan jika Korea Utara menjadi salah satu negara yang paling sulit untuk dikunjungi. Kondisi politik yang sangat ketat diterapkan di hampir setiap aspek kehidupan warga negara tersebut. Wisatawan yang ingin berkunjung harus mematuhi berbagai aturan ketat agar informasi tentang Korea Utara tidak mudah keluar ke dunia luar.

Untuk mengunjungi Korea Utara, wisatawan harus memesan tiket melalui agen yang disetujui oleh pemerintah. Agen ini kemudian akan menawarkan tur resmi yang dipandu oleh negara untuk menunjukkan bagian-bagian tertentu dari negara yang diizinkan oleh pemerintah Korea Utara.

5. Republik Demokratik Kongo

Republik Demokratik Kongo adalah salah satu negara di Benua Afrika yang sangat eksotik dengan pesona alam yang indah.

BACA JUGA:Dugaan Korupsi Penerbitan SPH Izin Perkebunan, Kejati Sumsel Periksa Kepala BPMPT Musi Rawas Tahun 2014

Namun, negara ini relatif tidak stabil secara politik dan keamanan, membuat kunjungan menjadi sulit. Kekerasan militer yang masih sering terjadi dan kondisi yang belum stabil mengakibatkan banyak sektor menjadi tertinggal.

Pendidikan yang tidak merata, masalah kesehatan, dan keamanan juga menjadi pertimbangan utama bagi mereka yang ingin berkunjung.

6. Iran

Iran memiliki tingkat keamanan yang ketat bagi pengunjung dari luar negeri, terutama bagi warga negara Amerika.

Konflik berkepanjangan antara Iran dan Amerika membuat aturan bagi pengunjung internasional sangat ketat dan jumlah kunjungan dibatasi. Setiap tahun, hanya sekitar 1000 hingga 2000 visa yang diberikan kepada warga negara asing, dan jumlah ini lebih sedikit lagi untuk wisatawan.

BACA JUGA:Pemerintah Kabupaten Banyuasin Kembali Gelar Operasi Pasar Murah dan Pelayanan Kolaboratif

Selain itu, pengunjung diwajibkan didampingi oleh pemandu resmi yang telah dilegalisasi oleh pemerintah Iran.

Meski demikian, Iran tetap menarik bagi banyak wisatawan karena banyak peninggalan sejarah yang masih ada, terutama bagi penganut agama Islam. Iran pernah berada di bawah kekuasaan dinasti Abbasiyah selama berabad-abad dan banyak bukti sejarah yang masih bisa ditemukan di sini.

Kategori :