Mobil Listrik SU7 Xiaomi Siap Mengguncang Pasar Otomotif Pada 28 Maret

Kamis 14-03-2024,07:15 WIB
Reporter : said prakata
Editor : Hanida Syafrina

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Xiaomi, raksasa teknologi Tiongkok yang terkenal dengan ponsel pintar dan peralatan rumah tangganya, telah memutuskan untuk merambah ke industri otomotif dengan peluncuran sedan listrik pertamanya, SU7.

Peluncuran mobil listrik Xiaomi yang dijadwalkan pada tanggal 28 Maret di Tiongkok, menandai langkah ambisius perusahaan dalam menghadapi persaingan sengit di pasar kendaraan listrik yang semakin berkembang.

Chief Executive Xiaomi, Lei Jun, mengumumkan kabar gembira ini melalui akun Weibo-nya, mengisyaratkan kepercayaan diri perusahaan dalam menjelajahi pasar baru ini.

Xiaomi Motor, unit otomotif dari Xiaomi, juga ikut meramaikan berita dengan menyatakan ketersediaan SU7 untuk pengiriman pada waktu yang sama.

BACA JUGA:Kakanwil Kemenkumham Sumsel Serahkan Penghargaan Kabupaten-Kota Peduli HAM kepada Pj Gubernur Sumsel

Meskipun spesifikasi teknis dan harga mobil tersebut belum diungkapkan secara rinci, antusiasme pasar terhadap langkah baru Xiaomi terlihat dari lonjakan harga saham perusahaan yang mencapai 9,55% di tengah hari perdagangan di Hong Kong.

Peluncuran SU7 merupakan hasil dari komitmen Xiaomi tiga tahun lalu untuk memasuki industri otomotif.

Lei Jun menyatakan bahwa langkah ini adalah "proyek start-up besar terakhir dalam hidup saya", menegaskan tekad perusahaan untuk terus berkembang dan berinovasi di berbagai bidang.

Xiaomi telah menyiapkan SU7 dengan teknologi canggih yang diharapkan dapat menggeser posisi kompetitornya di pasar.

BACA JUGA:Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite Tuai Polemik di Masyarakat, Ini Kata Warga Palembang

Dengan kemampuan akselerasi yang mengesankan, SU7 mampu bersaing dengan mobil-mobil listrik terkemuka seperti Tesla dan Porsche EV.

Salah satu versi SU7 bahkan memiliki jangkauan berkendara yang mencapai 800 kilometer, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang memperhatikan daya tahan baterai.

Namun, tantangan besar menanti Xiaomi di pasar kendaraan listrik yang sudah dipenuhi dengan pesaing yang agresif.

Perusahaan harus bersaing dengan merek-merek terkemuka seperti BYD dan Tesla, yang telah memotong harga secara signifikan untuk menarik minat konsumen di Tiongkok yang sedang dihantam oleh tekanan ekonomi.

BACA JUGA:Pemerintah Kabupaten Banyuasin Tekan Laju Inflasi Melalui Gerakan Operasi Pasar Murah

Kategori :