Bukit Asam PT. BA

Transformasi Digital UMKM Perlu Dipercepat, Pemanfaatan AI Masih Sangat Rendah

Transformasi Digital UMKM Perlu Dipercepat, Pemanfaatan AI Masih Sangat Rendah

Transformasi digital UMKM perlu dipercepat karena pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) masih sangat rendah, sehingga daya saing dan produktivitas belum optimal.--foto: chat gpt

PALTV.CO.ID- Transformasi digital menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Namun, tingkat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di kalangan pelaku UMKM masih tergolong rendah.

Padahal, AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, kualitas layanan, hingga memperluas akses pasar bagi pelaku usaha di berbagai sektor.

Meskipun adopsi AI di Indonesia secara umum telah menunjukkan perkembangan yang cukup tinggi, sebagian besar pelaku UMKM masih belum memanfaatkan teknologi tersebut dalam menjalankan aktivitas bisnis sehari-hari. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan digital yang perlu segera diatasi agar pelaku usaha skala kecil tidak tertinggal dalam menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.

Pemanfaatan AI dinilai mampu membantu UMKM dalam berbagai aspek usaha, mulai dari pengelolaan keuangan, pencatatan transaksi, analisis perilaku konsumen, penyusunan strategi pemasaran digital, hingga pengelolaan persediaan barang secara lebih akurat. Teknologi ini juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan melalui sistem otomatis, analisis data penjualan, serta penyusunan laporan usaha secara lebih cepat dan efisien.

BACA JUGA:Model Perhiasan Emas Satu Set Terbaru Bergaya Klasik dengan Sentuhan Modern yang Elegan

Untuk mendorong percepatan transformasi digital, pemerintah menyiapkan pengembangan platform digital terpadu yang akan menjadi basis data nasional sekaligus pusat layanan bagi pelaku UMKM.

Platform tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai program pemerintah dalam satu ekosistem sehingga pelaku usaha dapat memperoleh layanan secara lebih mudah, cepat, dan tepat sasaran.

Melalui sistem tersebut, berbagai layanan strategis akan tersedia dalam satu aplikasi, mulai dari akses pembiayaan usaha, program Kredit Usaha Rakyat (KUR), kemitraan usaha, hilirisasi produk, formalisasi usaha, pelatihan, pemasaran digital, hingga berbagai program pemberdayaan lainnya. Integrasi layanan ini diharapkan mampu mengurangi hambatan birokrasi sekaligus mempercepat proses pengembangan usaha bagi jutaan pelaku UMKM di seluruh Indonesia.

Selain menghadirkan layanan digital yang terintegrasi, pemerintah juga memberikan berbagai insentif untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha. Salah satunya berupa potongan biaya layanan marketplace bagi pelaku usaha mikro dan kecil yang telah terdaftar dalam sistem digital tersebut. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu menekan biaya operasional, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar digital.

Upaya percepatan digitalisasi juga diperkuat melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi dalam mengembangkan inkubator bisnis. Program ini bertujuan memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital, termasuk AI, dalam mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia, inovasi produk, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi dalam pengambilan keputusan bisnis.

Transformasi digital yang didukung oleh pemanfaatan AI diyakini menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan produktivitas UMKM sekaligus memperkuat daya saing ekonomi nasional. Dengan dukungan infrastruktur digital, akses pembiayaan, pelatihan, serta pendampingan yang lebih terintegrasi, pelaku UMKM diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan memanfaatkan peluang ekonomi digital secara optimal.

Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang lebih modern, inklusif, dan berkelanjutan sehingga UMKM dapat terus berkembang sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia di masa mendatang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber