Residivis Spesialis Bobol Mobil di Palembang Icon Ditangkap Polisi
Residivis spesialis bobol mobil di Palembang Icon akhirnya ditangkap polisi setelah kembali beraksi dan meresahkan pengunjung mal.--PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID- Aksi pencurian dengan sasaran barang berharga di dalam mobil yang terparkir di pusat perbelanjaan kembali terjadi di Palembang.
Seorang pria bernama Edi (44) ditangkap aparat Unit Reskrim Polsek Ilir Barat I setelah diduga membobol mobil pengunjung di area parkir Mall Palembang Icon, Jalan Pom IX.
Pelaku diamankan polisi pada Selasa malam, 19 Mei 2026, beberapa hari setelah menjalankan aksinya pada Jumat sore, 15 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
Dari aksi tersebut, korban kehilangan satu unit laptop dan tablet yang ditinggalkan di dalam mobil.
Kapolsek Ilir Barat I Palembang, Fauzi Saleh mengatakan, pelaku merupakan residivis kasus pencurian dengan modus serupa dan telah beberapa kali menjalani hukuman penjara.
BACA JUGA:Melerai Perkelahian Berakhir Nahas, Pemuda Alami Luka di Pelipis Mata
“Pelaku ini sudah tiga kali keluar masuk penjara dengan kasus pencurian kendaraan dan barang di dalam mobil. Dia kembali beraksi dengan modus congkel pintu menggunakan obeng,” ujar Fauzi, Kamis, 21 Mei 2026.
Selain menangkap Edi, polisi turut mengamankan dua orang yang diduga sebagai penadah barang hasil curian, yakni Yadi dan Arif. Keduanya kini ikut menjalani pemeriksaan di Mapolsek Ilir Barat I Palembang.
Dari hasil penyelidikan, polisi menduga pelaku tidak hanya beraksi di satu lokasi. Edi disebut pernah melakukan pencurian serupa di kawasan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II serta Palembang Trade Center (PTC).

Polisi tangkap pelaku bobol mobil di Palembang Icon--PALTV
Dalam menjalankan aksinya, pelaku disebut memilih kendaraan keluaran lama yang dinilai memiliki sistem keamanan lebih lemah.
Setelah menemukan barang berharga di dalam mobil, pelaku kemudian merusak bagian kunci pintu menggunakan obeng sebelum mengambil barang milik korban.
Polisi saat ini masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain maupun lokasi kejadian tambahan di wilayah Kota Palembang.
Di hadapan petugas, Edi mengakui dirinya memang mengincar mobil yang tidak dilengkapi alarm.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber

