Bukit Asam PT. BA

Minyakita Hilang di Pasar Sekip Ujung, Harga Melonjak di Atas HET

Minyakita Hilang di Pasar Sekip Ujung, Harga Melonjak di Atas HET

Rak kosong Minyakita di Pasar Sekip Ujung--Foto : Ilham - PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID — Sejumlah pedagang di Pasar Sekip Ujung, Kota PALEMBANG, mengeluhkan kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita dalam beberapa pekan terakhir. Pasokan dari tingkat distributor disebut semakin sulit diperoleh, smehingga memicu kekosongan barang di lapangan.

Salah satu pedagang, Diana, mengatakan kelangkaan Minyakita sudah terjadi sejak dua minggu terakhir. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan pedagang, tetapi juga berdampak pada kenaikan harga di tingkat pengecer.

“Kelangkaan pada minyak goreng merek Minyakita sudah terjadi sejak dua minggu terakhir. Kalau pun tersedia, harganya justru melonjak tajam dari HET Rp15.700 per liter, sekarang bisa sampai Rp22.000 per liter,” ujar Diana.


Pedagang, Diana, mengatakan kelangkaan Minyakita sudah terjadi sejak dua minggu terakhir. Kondisi ini tidak hanya menyulitkan pedagang, tetapi juga berdampak pada kenaikan harga di tingkat pengecer.--Foto : Ilham - PALTV

Hal senada juga disampaikan pedagang lainnya yang menyebut pasokan dari distributor maupun agen sudah kosong. Kondisi tersebut membuat pedagang kesulitan memenuhi permintaan konsumen sekaligus menekan margin keuntungan mereka.

BACA JUGA:Launching Car Free Night Palembang, Jalan Kol. Atmo Ditutup Sementara

BACA JUGA:WAH!! Dukung Pelaksanaan CFN, LRT Sumsel Tambah Jam Perjalanan Hingga Pukul 00.16 WIB


Pedagang di Pasar Sekip Ujung, Kota Palembang, mengeluhkan kelangkaan minyak goreng bersubsidi merek Minyakita dalam beberapa pekan terakhir. --Foto : Ilham - PALTV

Akibat situasi tersebut, sejumlah pedagang mulai beralih menjual minyak goreng merek lain seperti Fortune.

Namun, harga minyak jenis tersebut juga mengalami kenaikan, dari sebelumnya Rp18.000 menjadi sekitar Rp22.000 per liter.


Rusdiana, pedagang lainnya.--Foto : Ilham - PALTV

“Baik dari distributor maupun agen, pasokan Minyakita kosong. Kami jadi kesulitan memenuhi kebutuhan pembeli,” ujar Rusdiana, pedagang lainnya.

Para pedagang berharap pemerintah segera turun tangan untuk menstabilkan kembali pasokan dan harga minyak goreng di pasaran, agar kondisi perdagangan kembali normal dan daya beli masyarakat tidak semakin tertekan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id