Satreskrim Polrestabes Palembang Buru Pelaku Pembuangan Bayi di Kertapati
Bayi Dibuang di Bak Sampah Kertapati, Pelaku Masih Diburu Polisi--Foto : Heru - PALTV
PALTV.CO.ID – Kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Palembang terus melakukan penyelidikan intensif terkait penemuan jasad bayi laki-laki di dalam bak sampah di kawasan Jalan KI Marogan, Kecamatan Kertapati Palembang, hingga kini, pelaku pembuangan bayi tersebut masih dalam pencarian pihak kepolisian.
Kasus ini pertama kali mencuat setelah warga sekitar menemukan jasad bayi dalam kondisi mengenaskan di lokasi kejadian, temuan tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat dan langsung dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, mengungkapkan bahwa pihaknya segera merespons laporan tersebut dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan informasi awal.
“ Saat ini tim masih bekerja di lapangan, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di TKP yang diduga mengetahui peristiwa tersebut,” ujar AKBP Musa Jedi Permana (01/04/2026)

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Musa Jedi Permana, mengungkapkan bahwa pihaknya segera merespons laporan tersebut dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan informasi awal.--Foto : Heru - PALTV
BACA JUGA:Panic Buying BBM Sempat Picu Antrean Panjang, Kini SPBU di Palembang Kembali Normal
BACA JUGA:Pegawai Indomaret Ditodong Senpi di Sekayu, Uang Setoran Rp19,8 Juta Raib
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penyelidikan masih difokuskan pada pengungkapan identitas bayi serta pihak yang diduga terlibat dalam pembuangan tersebut, polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya saksi tambahan maupun petunjuk lain yang dapat mengarah pada pelaku.

Penemuan jasad bayi laki-laki di dalam bak sampah di kawasan Jalan KI Marogan, Kecamatan Kertapati Palembang, --Foto : Heru - PALTV
Selain itu, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari tim forensik guna memastikan kondisi bayi saat ditemukan, hasil visum diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas terkait waktu kematian maupun penyebab pasti meninggalnya bayi tersebut.
“ Saat ini masih menunggu hasil visum dari tim forensik, namun diduga bayi tersebut sudah meninggal sekitar 12 jam sebelum ditemukan," tambahnya.
Polisi juga memastikan akan terus mendalami kasus ini hingga pelaku berhasil diungkap, masyarakat pun diimbau untuk segera melaporkan apabila memiliki informasi yang dapat membantu proses penyelidikan, demi mempercepat pengungkapan kasus tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

