Harga Cabai Merah Terjun Bebas Pascalibur Idulfitri 1447 H, Aktivitas Pasar KM 5 Palembang Kembali Normal
Harga komoditas cabai merah terjun bebas pascalibur Idulfitri 1447 H, aktivitas Pasar KM 5 Palembang kembali normal.-Aidil-PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Pascaperayaan Idulfitri 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar KM 5 Palembang mulai menunjukkan penurunan.
Komoditas cabai menjadi yang paling mencolok, dengan penurunan harga yang cukup drastis dibandingkan saat Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.
Berdasarkan pantauan di Pasar KM 5 Palembang pada hari Rabu, 25 Maret 2026, aktivitas jual beli terpantau ramai.
Para pembeli mulai kembali berbelanja kebutuhan harian. Meski demikian, kepadatan pasar tidak setinggi saat puncak Ramadan.
BACA JUGA:Usai Lebaran, Polda Sumsel Fokus Antisipasi Karhutla Dini Hadapi Kemarau 2026
BACA JUGA:Hari Pertama Masuk Kerja Pasca Libur Lebaran, Sekda Palembang Tinjau Pelayanan di Rumah Aspirasi
Kondisi ini turut diiringi dengan mulai stabilnya harga berbagai komoditas, terutama cabai yang sebelumnya sempat mengalami lonjakan signifikan.

Nursani, Pedagang Sayur di Pasar KM 5 Palembang.-Aidil-PALTV
Salah satu pedagang sayur, Nursani, mengungkapkan bahwa harga cabai merah keriting kini turun tajam menjadi Rp18 ribu per kilogram.
Padahal, saat Idulfitri harga komoditas tersebut sempat menembus Rp50 ribu per kilogram akibat tingginya permintaan masyarakat.
“Sekarang sudah normal lagi bahkan cenderung murah. Cabai merah keriting Rp18 ribu per kilo, waktu lebaran bisa sampai Rp50 ribu karena permintaan tinggi. Setelah lebaran, pembeli juga tidak sebanyak sebelumnya, jadi harga ikut turun,” ujar Nursani.
BACA JUGA:Bocoran Spesifikasi Utama Samsung Galaxy Z Fold 8, Diperkirakan Rilis Juli
BACA JUGA:Nokia X90 Pro Max 2026: HP Premium dengan Sentuhan Desain Klasik yang Nostalgia
Nursani menambahkan, selain faktor menurunnya permintaan, pasokan cabai dari petani juga mulai kembali lancar sehingga memengaruhi harga di tingkat pedagang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv

