Ramai Tukar Uang Baru di Pasar Plaju Awal Ramadhan
Tingginya minat masyarakat menunjukkan kebutuhan uang pecahan kecil meningkat sejak awal Ramadhan dan diperkirakan terus bertambah mendekati Idul Fitri. --Foto : M. Aidil - PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Layanan penukaran uang baru melalui kas keliling Bank Indonesia mulai ramai diserbu warga pada awal Ramadhan 1447 Hijriah di Pasar Plaju.
Penukaran ini dilakukan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pecahan rupiah menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan mekanisme pendaftaran melalui Aplikasi Penukaran dan Tarik Uang rupiah atau PINTAR serta penjadwalan lokasi layanan. Senin (23/02).
Warga yang hendak menukar uang wajib terlebih dahulu melakukan pemesanan secara daring. Saat datang ke lokasi, penukar harus menunjukkan bukti pemesanan dalam bentuk digital atau cetak.
Selain itu, penukar wajib membawa Kartu Tanda Penduduk asli atau KTP elektronik yang terintegrasi dalam aplikasi Identitas Kependudukan Digital. Layanan ini tidak dapat digantikan dengan kartu identitas lain, termasuk tidak dapat menggunakan Kartu Identitas Anak. Penukar juga diwajibkan membawa uang Rupiah dengan nominal yang pas sesuai dengan bukti pemesanan.
BACA JUGA:Penyaluran MBG di Sumsel Dirapel Tiga Hari Sekali Selama Ramadan
BACA JUGA:Satu WNI Asal Sumsel Meninggal di Kamboja, 15 Orang Minta Dipulangkan

Warga antre menukar uang baru di layanan kas keliling Pasar Plaju--Foto : M. Aidil - PALTV
Dalam satu paket penukaran resmi, rincian pecahan yang disediakan meliputi 50 lembar Rp50.000 dengan total Rp2.500.000, 50 lembar. Rp20.000 senilai Rp1.000.000, 100 lembar. Rp10.000 senilai Rp1.000.000, 100 lembar. Rp5.000 senilai Rp500.000, 100 lembar. Rp2.000 senilai Rp200.000, serta 100 lembar Rp1.000 senilai Rp100.000. Total keseluruhan nilai penukaran mencapai Rp5.300.000 dalam satu kali transaksi.
Rika, salah seorang warga, mengaku memilih menukar uang sejak awal Ramadhan agar tidak terburu-buru menjelang Lebaran. “Saya menukar uang di awal bulan karena di akhir bulan biasanya sudah banyak pekerjaan lain, seperti masak daging, membuat kue, dan belanja kebutuhan Lebaran,” ujarnya.

Rika, salah seorang warga, mengaku memilih menukar uang sejak awal Ramadhan agar tidak terburu-buru menjelang Lebaran. --Foto : M. Aidil - PALTV
Ia mengatakan lebih banyak menukar pecahan Rp5.000 karena dinilai paling sesuai untuk dibagikan saat hari raya.
Hal serupa disampaikan Jamilah, warga lainnya yang memanfaatkan layanan kas keliling. Ia mengaku senang dengan adanya layanan tersebut karena prosesnya cepat dan lancar.
BACA JUGA:Pengawasan Internal Diperketat, Polda Sumsel Gelar Tes Urine Mendadak
BACA JUGA:Sumsel terdapat 230 izin tambang galian C tersebar di 16 Kabupaten-Kota.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

