Bukit Asam PT. BA

Elon Musk Bunyikan Alarm Keras: Amerika Terancam Bangkrut Tanpa AI & Robot

Elon Musk Bunyikan Alarm Keras: Amerika Terancam Bangkrut Tanpa AI & Robot

Amerika Serikat 1.000 persen akan bangkrut jika tidak segera ditolong oleh kecerdasan buatan (AI) dan robotika.--chatgpt image

PALTV.CO.ID,- Elon Musk kembali membuat pernyataan yang menggetarkan dunia. Kali ini bukan soal Tesla, SpaceX, atau eksplorasi Mars, melainkan masa depan ekonomi Amerika Serikat.

Dalam sebuah wawancara panjang bersama podcaster Dwarkesh Patel, miliarder teknologi tersebut secara blak-blakan menyatakan keyakinannya: Amerika Serikat 1.000 persen akan bangkrut jika tidak segera ditolong oleh kecerdasan buatan (AI) dan robotika.

Pernyataan itu bukan sekadar sensasi. Musk menilai kondisi fiskal AS sudah berada di jalur yang sangat berbahaya.

Utang nasional yang terus membengkak, pemborosan anggaran, hingga penipuan sistemik di tubuh pemerintahan membuat ekonomi negara adidaya itu seperti bom waktu yang siap meledak kapan saja.

Menurut Musk tanpa lonjakan produktivitas ekstrem yang hanya bisa dihasilkan oleh AI dan robot Amerika tak punya jalan keluar.

Utang Menggunung, Bunga Lebih Besar dari Anggaran Militer

BACA JUGA:Permudah Mobilitas Kendaraan Listrik, PLN Operasikan 4.655 SPKLU Sepanjang 2025

BACA JUGA:Puncak Ziarah Kubro Dihadiri Jamaah dari Mancanegara

Saat ini, total utang nasional AS telah menembus USD 38,5 triliun. Angka ini bukan hanya besar—tetapi menciptakan efek domino yang mengerikan.

Musk menyoroti bahwa biaya pembayaran bunga utang saja sudah mencapai sekitar USD 1 triliun per tahun, jumlah yang bahkan melampaui anggaran militer Amerika Serikat.

Dengan kata lain, AS kini menghabiskan lebih banyak uang untuk membayar bunga utang dibandingkan membiayai kekuatan militernya sendiri.

Tak hanya itu, beban pembayaran utang juga telah melampaui pengeluaran untuk program sosial penting seperti Medicare.

Ironisnya, di saat kondisi fiskal semakin tertekan, Presiden Donald Trump justru berjanji meningkatkan anggaran pertahanan hingga USD 1,5 triliun per tahun, yang berpotensi memperparah tekanan keuangan negara.


Pernyataan itu bukan sekadar sensasi. Musk menilai kondisi fiskal AS sudah berada di jalur yang sangat berbahaya.--chatgpt image

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber