Kabar Duka! Haji Halim Meninggal Dunia Setelah Kondisi Kritis di RS Siti Fatimah

Kabar Duka! Haji Halim Meninggal Dunia Setelah Kondisi Kritis di RS Siti Fatimah

Kabar duka datang dari Palembang. Tokoh masyarakat dan pengusaha Haji Halim meninggal dunia usai kritis di RS Siti Fatimah.--PALTV

PALEMBANG, PALTV.CO.ID- Kabar duka menyelimuti Sumatera Selatan. Tokoh masyarakat sekaligus pengusaha dermawan, KMS Kemas H. Abdul Halim Ali atau yang akrab disapa Haji Halim, meninggal dunia pada Kamis (22/1/2026) siang. 

Dikutip dari laman Resmi inilah.com, Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Siti Fatimah Az-Zahra, Palembang, setelah menjalani perawatan intensif.

Haji Halim wafat di usia 88 tahun. Sejak Rabu (21/1) dini hari, kondisinya dilaporkan menurun drastis akibat komplikasi penyakit dalam yang menyerang jantung, paru-paru, serta fungsi liver. Tim medis sempat memberikan penanganan maksimal di ruang ICCU, namun takdir berkata lain.

Semasa hidupnya, Haji Halim dikenal sebagai salah satu pengusaha paling berpengaruh di Palembang dan Sumatera Selatan. 

BACA JUGA:Rupiah Masih Tertekan, Kurs Dolar AS Bertahan di Kisaran Rp16.950–Rp16.970

Melalui Sentosa Grup, ia mengelola berbagai lini usaha strategis, mulai dari perkebunan kelapa sawit, karet, hingga pertambangan batubara. Sosoknya kerap dijuluki “Crazy Rich Palembang” dan “Raja Kayu” karena kiprah bisnis serta gaya hidupnya yang dikenal luas.

Tak hanya sukses secara ekonomi, almarhum juga dikenal dermawan. Rumah megahnya di Jalan Dr. M. Isa, Palembang, sering menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan. Banyak tokoh nasional tercatat pernah berkunjung, mulai dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Joko Widodo, hingga Prabowo Subianto.


Kabar duka datang dari Palembang. Tokoh masyarakat dan pengusaha Haji Halim meninggal dunia usai kritis di RS Siti Fatimah.--foto: dok. haji alim

Meski di akhir hayatnya sempat tersandung kasus hukum terkait pengadaan lahan tol pada 2025, kepergian Haji Halim tetap meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Sumatera Selatan. 

Sosoknya dikenang sebagai figur berpengaruh yang mewarnai perjalanan dunia usaha dan kehidupan sosial Palembang selama puluhan tahun.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: