Bukit Asam PT. BA

Harga Emas Palembang Melejit! Tembus Rp14,7 Juta per Suku, Warga Ramai Jual atau Tahan?

Harga Emas Palembang Melejit! Tembus Rp14,7 Juta per Suku, Warga Ramai Jual atau Tahan?

Aktivitas jual beli emas di Palembang ramai setelah harga menembus Rp14,7 juta per suku--Foto : Ai chatgpt image- Muhadi

PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Harga emas di Kota Palembang menembus kisaran Rp14,6 hingga Rp14,7 juta per suku. Kenaikan harga ini terjadi sejak sekitar tiga hari terakhir, dengan pergerakan harga yang masih terpantau fluktuatif.

Salah seorang pedagang emas, Awi mengatakan, kenaikan harga emas dipengaruhi oleh tingginya permintaan global di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. Kondisi tersebut membuat emas kembali menjadi pilihan utama sebagai instrumen penyimpanan aset.

“Harga emas di Palembang saat ini berada di kisaran Rp14,6 sampai Rp14,7 juta per suku. Kenaikannya terjadi sekitar tiga hari lalu dan pergerakannya masih cukup kencang,” kata salah satu pedagang emas, Awi, saat ditemui di tokonya, Selasa 13 Januari 2026.


Kenaikannya terjadi sekitar tiga hari lalu dan pergerakannya masih cukup kencang,” kata salah satu pedagang emas, Awi, saat ditemui di tokonya, Selasa 13 Januari 2026.--Foto : Hafid Zainul - PALTV

Menurut Awi, lonjakan harga emas terjadi karena banyak masyarakat global memilih menyimpan emas sebagai aset aman di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu. Hal ini turut berdampak pada harga emas di pasar lokal.

BACA JUGA:6.500 Hektar Sawah OKI Terendam Banjir, Ancaman Serius Surplus Padi dan Nasib Petani

BACA JUGA:Isyarat Besar dari Cathie Wood: AS Bisa Mulai Borong Bitcoin, Era Pro-Kripto Trump Belum Usai


Pedagang emas menunjukkan pergerakan harga emas yang fluktuatif dalam tiga hari terakhir--Foto : Hafid Zainul - PALTV

“Permintaan emas secara global meningkat. Di tengah ketidakpastian ini, banyak orang memilih emas untuk menyimpan aset,” ujarnya.

Dirinya juga menyebut, pada awal kenaikan harga, aktivitas penjualan emas oleh masyarakat sempat mendominasi. Sekitar 65 persen transaksi didominasi oleh warga yang memanfaatkan momentum harga tinggi untuk menjual emas.

“Di awal lonjakan, lebih banyak yang menjual emas. Tapi sekarang sudah mulai normal kembali,” jelasnya.

Meski harga emas terus bergerak naik, Awi menilai emas tetap menguntungkan sebagai investasi jangka panjang. Bahkan, dalam beberapa kasus, masyarakat yang baru membeli emas pun sudah merasakan keuntungan.

“Emas ini cocok untuk jangka panjang dan sangat menguntungkan. Ada juga yang baru beli saja sudah untung,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id