Harga Jual Kembali Perhiasan Emas Kerap Turun, Ini Penyebab yang Jarang Disadari Konsumen
Banyak orang beranggapan bahwa nilai emas akan selalu mengikuti harga pasar yang tercantum setiap hari.--ig@nabilaRizky
PALTV.CO.ID,- Penurunan harga emas kerap mengejutkan konsumen, terutama ketika mereka memutuskan untuk menjual kembali perhiasan yang telah lama dimiliki.
Banyak orang beranggapan bahwa nilai emas akan selalu mengikuti harga pasar yang tercantum setiap hari.
Namun pada praktiknya, harga emas yang diterima saat menjual perhiasan sering kali jauh lebih rendah dari ekspektasi.
Kondisi ini bukan terjadi tanpa sebab, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berasal dari sisi konsumen, toko emas, hingga kondisi ekonomi global.
Salah satu faktor utama yang paling sering disalahpahami masyarakat adalah perbedaan antara harga jual dan harga beli kembali atau buyback emas perhiasan.
Saat konsumen membeli perhiasan, harga yang dibayarkan tidak hanya mencerminkan nilai emas murni, tetapi juga mencakup biaya produksi, desain, ongkos tenaga kerja, margin keuntungan toko, serta pajak.
BACA JUGA:Apple Geser Samsung, Penjualan iPhone 17 Meroket Jadikan Apple Merek Smartphone Nomor 1
BACA JUGA:Morbidelli C252V: Cruiser 250 cc Bergaya Harley dengan Karakter Unik
Ketika perhiasan tersebut dijual kembali, seluruh komponen tambahan tersebut tidak lagi dihitung.
Toko emas hanya menilai kandungan emasnya saja, sehingga harga buyback otomatis lebih rendah dibandingkan harga beli awal.
Selain itu, hampir semua toko emas menerapkan potongan tertentu saat membeli kembali perhiasan dari konsumen.
Potongan ini digunakan untuk menutup biaya operasional seperti peleburan, pemurnian ulang, atau pengerjaan ulang perhiasan.
Besaran potongan bervariasi, tergantung kebijakan toko dan kondisi fisik emas yang dijual.

perbedaan antara harga jual dan harga beli kembali atau buyback emas perhiasan.--ig@nawal_ramadhan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
