Hama Keong Jadi Ancaman Serius Petani Kalidoni di Musim Hujan
Tanaman Padi Rusak Akibat Serangan Hama Keong--Gambar : Canva-Muhadi
PALEMBANG, PALTV.CO.ID — Curah hujan yang masih tinggi dalam beberapa pekan terakhir menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian, khususnya petani padi di kawasan Mata Merah, Kelurahan Kalidoni, Palembang.
Warga mengeluhkan meningkatnya serangan hama keong yang merusak tanaman sejak usia muda dan berpotensi menurunkan hasil panen secara signifikan, Sabtu (10/1/2026).
Hujan yang turun hampir setiap hari menyebabkan sebagian besar area persawahan tergenang air. Kondisi ini dinilai sangat mendukung perkembangbiakan hama keong dalam waktu singkat.

Petani Membersihkan Keong di Area Persawahan--Foto : M. Aidil
Keong-keong tersebut menyerang tanaman padi muda dengan memakan batang dan daun, sehingga banyak tanaman rusak bahkan mati sebelum memasuki masa pertumbuhan optimal.
BACA JUGA:HP paling KENCENG yang dijual resmi di INDONESIA! Review iQOO 15!
BACA JUGA:Ada Gelaran Haul Kiai Muara Ogan, Penumpang KA Diminta Datang Lebih Awal ke Stasiun Kertapati
Salah satu petani setempat, Nanang Usni, mengatakan serangan hama keong pada musim tanam kali ini terasa jauh lebih parah dibandingkan sebelumnya. Menurutnya, genangan air akibat hujan dan air pasang membuat populasi keong meningkat dengan cepat dan sulit dikendalikan.
“Kalau hujan terus seperti ini, keong makin banyak. Tanaman padi baru tanam sudah habis dimakan. Kami terpaksa membersihkan keong satu per satu karena racun hama sekarang kurang efektif,” ujar Nanang.
Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat petani harus mengeluarkan tenaga dan waktu lebih banyak untuk merawat sawah. Selain itu, biaya produksi juga meningkat karena petani harus melakukan perawatan tambahan agar tanaman padi tetap bisa bertahan hingga masa panen.
Para petani pun khawatir serangan hama keong yang terus berlanjut akan berdampak langsung pada penurunan hasil panen. Nanang memperkirakan produksi gabah pada musim panen mendatang tidak akan maksimal apabila curah hujan masih tinggi.
BACA JUGA:Revitalisasi Plantara BKB Belum Rampung, Kawasan Masih Dipagari Seng
BACA JUGA:Resahkan Warga, Akhirnya Bandar Sabu di Tanjung Raja Ogan Ilir Ditangkap Polisi

petani setempat, Nanang Usni, mengatakan serangan hama keong pada musim tanam kali ini terasa jauh lebih parah dibandingkan sebelumnya. --Foto : M. Aidil
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id
