Bentrok Dua Ormas di Depan PS Mall Palembang, Jumlah Korban Bertambah Jadi 3 Orang
Bentrok dua ormas di depan PS Mall Palembang menelan tiga korban--foto: chat gpt
PALEMBANG, PALTV.CO.ID- Bentrokan antar organisasi masyarakat kembali terjadi di Kota Palembang. Insiden melibatkan ormas Harimau Sumatera dan Permaskot ini berlangsung di Jalan Angkatan 45, tepatnya di depan PS Mall, Kecamatan Ilir Barat I, pada Selasa 6 Januari 2026 siang.
Pasca kejadian, aparat kepolisian masih mendalami penyebab pasti bentrokan tersebut. Meski beredar informasi bahwa konflik dipicu sengketa pengelolaan lahan parkir di luar area PS Mall, polisi menegaskan belum menyimpulkan motif secara resmi.
Akibat peristiwa tersebut, polisi menerima dua laporan pengaduan. Satu laporan dilayangkan oleh pihak ormas Permaskot melalui orang tua korban bernama Billy Putra Pratama, yang mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam. Laporan itu tercatat di Polrestabes Palembang.
Sementara satu laporan lainnya dibuat di Polsek Ilir Barat I oleh Firman, seorang warga sipil yang turut menjadi korban penyerangan.
Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Rifan Wijaya, mengatakan hingga saat ini penyelidikan masih berlangsung dan belum ada saksi yang dimintai keterangan. Pihaknya juga masih mengumpulkan data dan bukti dari lokasi kejadian.
BACA JUGA:Tak Sekadar Kencang! Yamaha 2026 Hadirkan Kontrol Stabilitas Paling Mutakhir
“Dari hasil pendataan, terdapat tiga orang korban. Satu korban atas nama Billy Putra dari ormas Permaskot dirawat di RS AK Gani, satu korban bernama Rafiq dirawat di RS Siti Khadijah, serta satu korban luka ringan atas nama Firman yang merupakan warga,” ujarnya Rabu 7 Januari 2026.
Rifan menjelaskan, titik awal bentrokan diduga berada di area parkir di luar PS Mall yang sebelumnya dikuasai ormas Permaskot. Keributan kemudian berlanjut hingga terjadi aksi kejar-kejaran di sepanjang Jalan Angkatan 45.
“Untuk sementara diduga pelaku penyerangan berasal dari ormas Harimau Sumatera Bersatu, namun kami masih melakukan pendalaman. Khusus laporan korban Billy Putra, penanganannya telah diambil alih oleh Polrestabes Palembang,” tegasnya.
Sebelumnya, sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan dua kelompok pria saling serang dengan membawa senjata tajam jenis pedang. Jumlah mereka diperkirakan lebih dari sepuluh orang.

Kapolsek Ilir Barat I, Kompol Rifan Wijaya--PALTV
Dalam rekaman tersebut, seorang pria terlihat terjatuh dan menjadi sasaran bacokan sebelum akhirnya dievakuasi menggunakan mobil.
Seluruh pelaku tampak mengenakan jaket serta masker saat melakukan aksi kekerasan tersebut.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
