Bukit Asam PT. BA

BBPOM Temukan Tahu dan Mie Berformalin di Pasar Muara Enim

BBPOM Temukan Tahu dan Mie Berformalin di Pasar Muara Enim

Tim BBPOM melakukan tes laboratorium terhadap sampel makanan. --Foto : Mardiansyah - PALTV

Nora memberikan tips bagi masyarakat awam, bahwa umumnya produk seperti tahu putih dan mie basah jika disimpan lebih dari 3 hari di suhu ruang bisa berisiko basi, asam dan berlendir.

"Kalau masih awet berarti ada tambahan menggunakan bahan-bahan tertentu di dalamnya, untuk membuktikannya dengan uji di laboratorium," pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pedagang tahu, Misnawati (46), warga Muara Enim, menyampaikan bahwa dirinya sudah lebih kurang 2 tahun berjualan tahu.

BACA JUGA:BI Dorong Bank Swasta Wajib Salurkan 30 Persen Kredit ke UMKM

BACA JUGA:PMPB Sumsel Gelar Tebus Murah Sembako, Warga Cinta Manis Baru Air Kumbang Antusias


TIM gabungan juga melakukan sidak harga pokok kebutuhan menjelang lebaran.--Foto : Mardiansyah - PALTV

"Kita mengambil tahu dari Transosial dari jam 3 pagi untuk dijual di pasar," ujar Misna. 

Misna mengatakan bahwa, dirinya sudah pernah mengingatkan produsen agar tidak menggunakan formalin dalam tahu.

"Tapi pembeli yang langganan juga tidak mau beli tahu yang tidak pakai formalin, meski sudah dikasih tahu yang lebih bagus," katanya.

Misna berharap bisa ada edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya bahan pangan yang mengandung formalin.

"Kita sebagai pedagang juga cuma bisa mengingatkan, tapi pembeli maunya tahu yang lebih awet," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: paltv.co.id