Donasi dan Pos Kesehatan Dibuka untuk 3.979 Warga Terdampak Banjir di OKI
Sejak banjir melanda wilayah OKI pada 10 Januari 2026 hingga saat ini, tercatat sebanyak 3.979 warga terdampak a--Foto : Dok. Dinsos OKI
Tidak hanya itu, Dinas Sosial OKI juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan serta mengajukan proposal bantuan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia untuk mendukung penanganan banjir di OKI.
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten OKI turut mengambil langkah cepat dengan membuka pos pelayanan kesehatan di wilayah terdampak banjir. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang P2PL Dinkes OKI, Agung Ibrahim.
“Di setiap desa atau kecamatan terdampak banjir, kami mendirikan satu hingga dua pos kesehatan untuk melayani warga. Stok obat-obatan dari Dinas Kesehatan OKI sangat mencukupi,” ujar Agung.
Menurutnya, sebagian besar warga yang datang berobat ke pos kesehatan mengalami keluhan penyakit ringan akibat banjir, seperti gatal-gatal, flu, dan demam.
BACA JUGA:Lakukan Penyegaran, Herman Deru Lantik 154 Pejabat Struktural dan Fungsional Pemprov Sumsel
BACA JUGA:Pasca Viral Melahirkan di Teras Mushola, Nuraini dan Bayi Dinyatakan Sehat
Pemerintah Kabupaten OKI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi. Upaya pendataan, penyaluran bantuan, serta pelayanan kesehatan akan terus dilakukan guna memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
