Kawasaki W175 ABS 2026 Resmi Injeksi: Lebih Rapi, Lebih Modern, tapi Lebih Mahal

Kawasaki W175 ABS 2026 Resmi Injeksi: Lebih Rapi, Lebih Modern, tapi Lebih Mahal

Kawasaki resmi menghadirkan Kawasaki W175 ABS versi 2026 dalam kondisi ready stock--youtube.com/@otomotif tv

Suspensi depan teleskopik berdiameter 30 mm masih dipertahankan, lengkap dengan karet pelindung as.

Sistem pengereman depan kini menjadi salah satu peningkatan signifikan karena sudah dibekali cakram ABS dengan kaliper dua piston BYBre.

Diameter cakramnya mencapai 270 mm, lebih besar dibanding versi karburator, sehingga tampilan roda depan terlihat lebih padat dan meyakinkan.

Panel instrumen juga mendapat penyempurnaan. Meski masih analog, kini tersedia layar digital kecil yang menampilkan indikator bahan bakar, odometer, dan trip meter.

Ini jelas menjadi nilai tambah dibanding versi lama yang belum memiliki indikator bensin. Berbagai indikator lain seperti ABS, engine check, netral, dan lampu jauh juga sudah tersedia.

BACA JUGA:Personel Polsek Gunung Megang Patroli Antisipasi Pungli di Simpang Belimbing Cinta Kasih

BACA JUGA:Awal 2026, Harga Ikan Laut di Pasar Kuto Palembang Alami Kenaikan

Tangki bahan bakar terlihat besar, namun kapasitasnya justru turun menjadi 12 liter, dari sebelumnya 13,5 liter.

Hal ini disebabkan ruang di bawah tangki kini diisi oleh modul ABS dan fuel pump, sehingga mengurangi volume bensin. Meski begitu, konsumsi bahan bakar versi injeksi jelas lebih irit dibanding karburator.


Secara karakter, W175 ABS tetap mengusung nuansa klasik-retro yang kuat,--youtube.com/@otomotif tv

Di sektor belakang, W175 ABS masih mengandalkan rem tromol berdiameter 110 mm, suspensi ganda dengan lima setelan preload, serta pelek jari-jari berbalut ban IRC ukuran 100/90 ring 17.

Knalpot bergaya peashooter tetap dipertahankan, lengkap dengan beberapa tambahan cover pelindung baru yang meningkatkan kenyamanan dan keamanan.

Untuk mesin, spesifikasinya masih sama: 177 cc, 1 silinder SOHC, 2 klep, berpendingin udara, dengan tenaga 12,8 HP dan torsi 13,3 Nm.

Namun, bobot motor kini meningkat menjadi 135 kg, lebih berat sekitar 11 kg dibanding versi karburator. Inilah yang membuat akselerasinya terasa sedikit lebih santai, meski tetap halus dan nyaman di kecepatan rendah.

BACA JUGA:Personel Polsek Gunung Megang Patroli Antisipasi Pungli di Simpang Belimbing Cinta Kasih

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber