2 Remaja Terlibat Perkelahian di 22 Ilir, Bukan Warga Setempat
Rekaman video perkelahian yang viral di media sosial--Foto : M. Aidil - PALTV
PALEMBANG, PALTV.CO.ID — Video perkelahian dua remaja yang viral di media sosial menghebohkan warga Kota PALEMBANG. Kejadian tersebut diketahui berlangsung di kawasan 22 Ilir, tepatnya di sekitar jembatan sebelum pasar, pada Rabu, 8 April 2026, sekitar pukul 16.30 WIB. Kamis (09/04).
Dalam rekaman video yang beredar luas, dua remaja terlihat terlibat aksi saling serang di ruang terbuka. Perkelahian itu turut disaksikan oleh sejumlah remaja lain yang berada di lokasi, bahkan sebagian di antaranya diduga merekam kejadian tersebut tanpa upaya melerai.
Menanggapi peristiwa ini, Sekretaris Lurah 22 Ilir, Soepri, membenarkan bahwa lokasi kejadian berada di wilayahnya. Namun, setelah dilakukan penelusuran, pihak kelurahan memastikan bahwa kedua remaja yang terlibat bukan merupakan warga 22 Ilir.
“Setelah kami lakukan pengecekan dari video yang beredar, mereka bukan warga kami. Diduga berasal dari luar wilayah dan datang ke lokasi tersebut untuk melakukan perkelahian,” jelas Soepri.
BACA JUGA:DPRD Muara Enim Berang, BSP Klaim Tanah Kaplingan Masuk HGU
BACA JUGA:Penggeledahan Kantor PT Pancaroba Group, Kejari Muba Sita Puluhan Dokumen Penting

Sekretaris Lurah 22 Ilir, Soepri--Foto : M. Aidil - PALTV
Ia menyayangkan kejadian tersebut, terlebih melibatkan remaja yang masih berstatus pelajar. Menurutnya, fenomena ini menjadi peringatan bagi semua pihak terkait pentingnya pengawasan terhadap aktivitas anak di luar rumah.
Soepri menegaskan bahwa peran orang tua dan pihak sekolah sangat krusial dalam membentuk perilaku anak. Tanpa pengawasan yang optimal, remaja dinilai rentan terjerumus dalam tindakan negatif seperti kekerasan maupun perundungan yang dapat berdampak pada masa depan mereka.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Palembang, Heru Hermawan, juga menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia menilai perkelahian antar remaja tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif dari keluarga dan lingkungan sekitar.
Pihak Dinas Pendidikan, lanjut Heru, akan segera melakukan investigasi untuk mengidentifikasi asal sekolah serta latar belakang kedua remaja yang terlibat dalam peristiwa tersebut. Langkah ini dilakukan guna memastikan adanya penanganan yang tepat, baik dari sisi pembinaan maupun penegakan disiplin.
BACA JUGA:Pemkot Palembang Uji Coba CFN dan CFD Akhir Pekan Ini, Kepolisian Siapkan Rekayasa Lalin
BACA JUGA:Polres Ogan Ilir Bersama Tim Gabungan Laksanakan Mitigasi Karhutla di Indralaya Utara

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Palembang, Heru Hermawan--Foto : M. Aidil - PALTV
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: paltv.co.id

