Bukit Asam PT. BA

Mengapa Emas Selalu Menjadi Pilihan Utama untuk Mengikat Berlian?

Mengapa Emas Selalu Menjadi Pilihan Utama untuk Mengikat Berlian?

Emas bukan sekadar logam biasa yang menjadi tempat melekatnya berlian.--ig@victoriajewelerry89

Karena itu, emas biasanya dicampur dengan logam lain seperti perak, tembaga, nikel, atau palladium.

Campuran ini menghasilkan emas dengan kadar 18K, 14K, atau 10K.

Misalnya, emas 18K mengandung sekitar 75% emas murni dan 25% campuran logam lain.

Komposisi ini memberikan keseimbangan antara kemurnian, kekuatan, dan daya tahan.

Bagi perhiasan berlian, emas 18K sering dianggap ideal karena cukup kuat untuk menopang batu permata sekaligus tetap mempertahankan kilau khas emas.

Keseimbangan antara Keindahan dan Investasi

Selain keunggulan teknisnya, emas juga memiliki nilai ekonomi yang stabil.

Dalam banyak budaya, emas tidak hanya dipandang sebagai perhiasan, tetapi juga sebagai bentuk investasi.

Harga emas cenderung memiliki nilai jangka panjang yang baik.

BACA JUGA:Realme mengumumkan ponsel gaming Narzo Power dengan baterai besar 10.001mAh, Akan Rilis pada 5 Maret

BACA JUGA:MBG di Sumsel dibagikan Setiap Hari Selama Ramadan, KPPG Pastikan Standar Gizi Terjaga

Ketika berlian dipadukan dengan emas, perhiasan tersebut tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga nilai finansial.

Kombinasi ini menciptakan produk yang bernilai tinggi dari segi keindahan maupun aset.

Banyak orang memilih cincin berlian dengan emas sebagai simbol komitmen, seperti dalam lamaran atau pernikahan.

Ini bukan tanpa alasan, emas melambangkan keabadian dan kemewahan, sedangkan berlian dikenal sebagai simbol keteguhan dan cinta abadi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber