Mengapa Produk Murah Sering Diletakkan di Rak Paling Bawah Supermarket? Ini Alasannya
Produk murah sering ditempatkan di rak paling bawah supermarket. Ternyata, ada alasan strategi di balik penataan tersebut.--Gemini AI
PALTV.CO.ID- Pernahkah Anda berbelanja di supermarket atau minimarket dan menyadari bahwa produk-produk dari merek terkenal sering berada tepat di depan mata? Sementara itu, produk dengan harga lebih murah justru kerap ditempatkan di rak bagian bawah.
Penempatan tersebut ternyata bukan sekadar kebetulan. Dalam bisnis ritel, susunan produk di dalam rak merupakan bagian dari strategi pemasaran. Posisi produk dapat memengaruhi seberapa mudah konsumen melihat, mengambil, hingga akhirnya membeli suatu barang.
Lantas, mengapa produk murah sering berada di rak bawah?
1. Area setinggi mata lebih mudah menarik perhatian
Saat berjalan menyusuri lorong toko, konsumen cenderung lebih mudah memperhatikan produk yang berada sejajar dengan pandangan mata. Area tersebut menjadi salah satu lokasi strategis karena konsumen tidak perlu menunduk atau menjangkau terlalu tinggi untuk melihat produk.
Dalam dunia ritel, posisi produk sejajar dengan pandangan mata sering dianggap lebih menarik perhatian pelanggan.Istilah ini menggambarkan gagasan bahwa produk yang berada pada ketinggian pandangan lebih mudah mendapatkan perhatian dan berpotensi lebih sering dipilih.
Karena itu, produk dengan merek kuat, produk premium, atau barang yang sedang didorong penjualannya dapat memperoleh posisi yang lebih strategis.
BACA JUGA:Pakai Hanset Terlalu Lama 2026, Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Pengeluaran Membengkak
2. Toko mempertimbangkan keuntungan dari setiap produk
Ruang rak yang berada pada posisi paling mudah terlihat jumlahnya terbatas. Oleh sebab itu, retailer perlu menentukan produk mana yang akan ditempatkan di area tersebut.
Salah satu pertimbangannya adalah keuntungan yang diperoleh dari penjualan. Produk dengan harga atau margin lebih tinggi biasanya ditempatkan di posisi yang lebih strategis agar toko dapat memanfaatkan ruang rak secara optimal.Artinya, produk murah yang berada di rak bawah tidak otomatis memiliki kualitas yang lebih rendah. Penempatannya dapat berkaitan dengan strategi bisnis dan pengelolaan ruang toko.
3. Produk di rak bawah membutuhkan usaha lebih untuk diambil
Untuk mengambil produk di rak bawah, konsumen biasanya harus menunduk atau sedikit membungkuk. Hambatan kecil seperti ini dapat membuat proses belanja menjadi kurang praktis dibandingkan mengambil produk yang sudah berada di depan mata.
Dalam pemasaran, kondisi tersebut sering dikaitkan dengan istilah purchase friction, yaitu hambatan atau usaha yang muncul dalam proses pembelian. Semakin mudah suatu produk dilihat dan dijangkau, semakin sederhana pula proses konsumen untuk mengambilnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber

