Harga Oli Naik Hingga 40 Persen, bebani Usaha Bengkel dan Konsumen
Kenaikan harga oli hingga 40 persen berdampak pada usaha bengkel dan konsumen, memicu peningkatan biaya perawatan kendaraan.--PALTV
“Dolar sudah pasti berpengaruh. Kemudian mungkin ada efek perang dan beberapa kebijakan yang juga berdampak terhadap harga barang. Harapan kami tentu keadaan bisa membaik. Kalau harga-harga lebih terjangkau, perputaran ekonomi juga akan lebih baik,” katanya.
Sementara itu, salah satu konsumen, Agus, mengaku terkejut dengan lonjakan harga oli yang terjadi saat ini. Ia mengatakan biaya yang harus dikeluarkan untuk sekali ganti oli kini jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Agus, konsumen--PALTV
“Saya cukup terkejut dengan kenaikan harga oli sekarang. Hari ini saya ganti oli dan harus membayar sekitar Rp65 ribu untuk satu botol, padahal sebelumnya masih sekitar Rp45 ribu,” ujar Agus.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut membuat masyarakat harus menyiapkan anggaran lebih besar untuk kebutuhan perawatan kendaraan di tengah meningkatnya berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.
“Kalau seperti ini tentu pengeluaran jadi bertambah. Mau tidak mau harus menyiapkan biaya lebih untuk perawatan kendaraan,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

