Rupiah Bergerak Variatif, USD/IDR Tercatat di Kisaran Rp16.700-an
Rupiah Indonesia (IDR) menunjukkan pergerakan yang relatif fluktuatif namun stabil terbatas.--Freepik.com
BACA JUGA:Yamaha Fazzio Hybrid Tampil Lebih Segar, Warna dan Grafis Baru Bidik Gen Z
Bank Indonesia (BI) terus memantau pergerakan nilai tukar sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas makroekonomi, terutama mengingat posisi strategis rupiah dalam perdagangan dan investasi internasional.
Walaupun tekanan eksternal terhadap rupiah sempat meningkat beberapa waktu lalu, BI tetap menjaga kecukupan cadangan devisa dan menggunakan instrumen stabilisasi jika diperlukan guna menghindari gejolak yang tajam.
Pernyataan pejabat pemerintah serta otoritas moneter juga menegaskan bahwa nilai tukar rupiah saat ini masih berada pada kisaran yang dinilai relatif stabil dan wajar, meskipun terus bergerak sejalan dengan dinamika pasar global.
Bagi masyarakat umum dan pelaku bisnis yang melakukan transaksi luar negeri atau memegang aset dalam dolar AS, fluktuasi nilai tukar ini berarti:
BACA JUGA:Berbeda dengan Pulsa Seluler, Begini Cara Hitung Token Listrik Prabayar
BACA JUGA:Perak Tembus US$100 per Ounce! Tapi Kenapa Banyak Orang Gagal Menjualnya?
Penguatan rupiah terhadap dolar AS sedikit membantu mengurangi biaya impor barang dan modal usaha berbasis USD.
Kenaikan kurs dolar di pasar spot atau bank komersial masih menjadi faktor yang perlu diawasi, terutama bagi UMKM yang tergantung pada perdagangan internasional.
Secara keseluruhan, pergerakan rupiah menunjukkan bahwa mata uang nasional masih mampu merespons dinamika pasar global dengan relatif stabil, meskipun tetap dipengaruhi oleh faktor eksternal dan keputusan kebijakan moneter internasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: berbagai sumber
