Ramalan Misterius Gegerkan Kripto! Bitcoin Disebut Bisa Meledak ke $190.000, Altcoin Ikut Terbang?
prediksi anonim tersebut menyebut Bitcoin berpotensi menyentuh kisaran $190.000 per koin--Chat GPT image
Faktor Hukum Masih Jadi Penentu XRP
Meski prospeknya terlihat menggiurkan, Chadwick mengingatkan bahwa XRP memiliki variabel tambahan yang tidak dimiliki banyak aset kripto lain, yakni kasus hukum Ripple vs SEC.
BACA JUGA:Bocoran Baru Sebut Apple Gunakan Liquid Metal di iPhone Fold, Ini Jadi Hal Besar
BACA JUGA:Sanggar Seni Cempako Jaga Eksistensi Budaya Lokal di Tengah Arus Global
Putusan, kesepakatan, atau perkembangan baru dalam kasus tersebut bisa menjadi katalis besar, baik positif maupun negatif, yang membuat pergerakan XRP bisa berbeda dari pasar secara keseluruhan.
Artinya, meski Bitcoin melonjak, XRP tetap memiliki risiko dan peluang yang sangat dipengaruhi faktor non-teknikal.
Tidak Semua Sepakat: Proyeksi Lebih Realistis Muncul
Di sisi lain, tidak semua analis seoptimistis ramalan anonim tersebut. Sejumlah lembaga riset dan analis kripto global memproyeksikan skenario yang lebih konservatif.
Untuk XRP, misalnya, beberapa estimasi menempatkan harga di kisaran $3,49 hingga $8 pada 2026, tergantung pada kondisi likuiditas, adopsi institusional, serta kejelasan regulasi global.
Perbedaan proyeksi ini menunjukkan satu hal penting: pasar kripto tidak pernah bergerak karena satu faktor saja.
BACA JUGA:Viral di Medsos, Pelajar Jadi Korban Begal di Jalan Desa Burai Ogan Ilir
BACA JUGA:Sanitasi Buruk Picu Kasus Cacingan pada Anak di Palembang
Antusiasme Boleh, Kritis Wajib
Ramalan anonim tentang Bitcoin mencetak ATH baru memang sukses memancing antusiasme dan imajinasi pasar. Namun, investor dan trader tetap diingatkan untuk tidak menjadikan satu prediksi viral sebagai dasar keputusan finansial.
Arah akhir pasar kripto akan ditentukan oleh kombinasi adopsi global, kebijakan regulator, kondisi ekonomi makro, serta aliran likuiditas, bukan semata-mata satu unggahan anonim.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: indodax

