Namun, klaim-klaim mengenai kemampuan bulu perindu untuk mempengaruhi cinta atau memiliki kekuatan penyembuhan cenderung bersifat spekulatif dan belum terbukti secara ilmiah.
Bulu Perindu adalah contoh yang menarik tentang bagaimana mitos dan simbolisme dapat melekat pada objek sederhana.
Meskipun kemampuan gerak otomatisnya memiliki dasar ilmiah, mitos seputar kemampuan bulu perindu untuk mempengaruhi cinta atau menyembuhkan tetap dalam domain kepercayaan dan tradisi.
Seperti banyak objek mistis lainnya, bulu perindu terus mengundang rasa ingin tahu dan minat kita terhadap hal-hal yang tidak dapat sepenuhnya dijelaskan oleh sains.*