Kadar karat yang semakin tinggi menentukan makin besar juga kandungan kemurnian emas yang terdapat didalamnya.
Emas 24 karat dikenal sebagai emas dengan tingkat kemurnian paling tinggi.
Namun, emas murni memiliki tekstur yang lebih lunak sehingga kurang cocok digunakan untuk perhiasan sehari-hari.
Karena sifatnya yang lembut, emas 24 karat lebih mudah tergores atau berubah bentuk.
Cara memilih liontin emas sesuai gaya dan budget--foto: chat gpt
Untuk kebutuhan perhiasan seperti liontin, emas 18 karat sering menjadi pilihan favorit.
Kandungan emasnya masih tinggi, tetapi sudah dicampur dengan logam lain sehingga lebih kuat dan tahan lama.
Selain 18 karat, ada juga liontin dengan kadar 17 karat atau 14 karat yang biasanya memiliki harga lebih terjangkau.
Memilih kadar emas sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas sehari-hari.
Jika liontin akan sering digunakan, memilih kadar emas yang lebih kuat tentu lebih praktis dan awet.
2. Menyesuaikan Desain dengan Kepribadian
Desain menjadi faktor penting berikutnya dalam memilih liontin emas.
Saat ini, model liontin sangat beragam, mulai dari desain minimalis hingga model glamor dengan detail yang rumit.
Bagi pecinta gaya sederhana, liontin dengan bentuk kecil dan desain elegan bisa menjadi pilihan tepat.
Model seperti ini biasanya mudah dipadukan dengan berbagai outfit, baik untuk aktivitas santai maupun acara formal.
Sementara itu, bagi yang ingin tampil lebih menonjol, liontin dengan tambahan berlian, batu permata, atau ukiran artistik dapat memberikan kesan mewah dan eksklusif.