BANYUASIN,PALTV.CO.ID – Kondisi ruas Jalan Lintas Timur Palembang–Betung kembali menjadi sorotan setelah ditemukan kerusakan parah di sejumlah titik, salah satunya di KM 14. Aspal jalan yang berlubang dan bergelombang membuat pengendara harus ekstra berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.
Kerusakan ini dilaporkan kerap memicu kecelakaan, terutama pada malam hari. Bahkan, pada Jumat malam, seorang pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan di ruas jalan tersebut.
Aspal jalan yang berlubang dan bergelombang membuat pengendara harus ekstra berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.--Foto : Ilham Wahyudi - PALTV
Salah satu warga, Rian, mengatakan bahwa kondisi jalan sebenarnya pernah diperbaiki, namun masih belum layak karena tetap bergelombang dan dipenuhi lubang.
“Jalannya memang sudah diperbaiki, tapi masih bergelombang dan banyak lubang. Terutama malam sangat berbahaya, apalagi untuk pengendara motor,” ujar Rian.
warga, Rian, mengatakan bahwa kondisi jalan sebenarnya pernah diperbaiki, namun masih belum layak karena tetap bergelombang dan dipenuhi lubang.--Foto : Ilham Wahyudi - PALTV
BACA JUGA:Sumsel Baru 303 KDMP dan KKMP Siap Beroperasi
BACA JUGA:Polres Ogan Ilir Panen 12 Ton Jagung dari Lahan 3 Hektar
Ia menambahkan, kondisi jalan yang tidak rata kerap membuat pengendara kehilangan kendali, terlebih saat hujan dan arus lalu lintas padat.
Senada dengan itu, warga lainnya, Usman, menyebut kerusakan jalan tersebut sudah sering menimbulkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor. Ia juga menyinggung insiden kecelakaan maut yang terjadi pada Jumat malam.
warga lainnya, Usman, menyebut kerusakan jalan tersebut sudah sering menimbulkan kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor. Ia juga menyinggung insiden kecelakaan maut yang terjadi pada Jumat malam.--Foto : Ilham Wahyudi - PALTV
“Akibat jalan yang bergelombang menyebabkan sering terjadinya kecelakaan, apalagi motor. Seperti yang terjadi pada Jumat malam kemarin ada pengendara yang meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan,” kata Usman.
Selain membahayakan keselamatan, kerusakan jalan juga menyebabkan kemacetan dan menghambat aktivitas transportasi masyarakat maupun angkutan barang yang melintasi jalur tersebut.
BACA JUGA:5 Alasan Emas Tetap Jadi Pilihan saat Kondisi Ekonomi Tidak Stabil