BACA JUGA:Nissan Bocorkan GT-R R36, Era Baru Supercar Jepang Dimulai
Bagasi di bawah jok masih cukup dalam, walau ruangnya tidak terlalu lebar sehingga beberapa jenis helm sulit masuk sempurna.
Pada area belakang juga terdapat lampu LED pipih dengan desain modern, sementara pelek belakang tetap memakai warna burn titanium. Ban belakang menggunakan ukuran lebih besar, yakni 130/80 ring 12.
Salah satu bagian yang masih menuai komentar adalah desain knalpot. Posisi knalpot dianggap terlalu datar sehingga menyisakan ruang kosong di area belakang.
Banyak pengguna berharap sudut knalpot dibuat lebih menanjak agar tampil lebih sporty dan selaras dengan garis bodi.
BACA JUGA:Bebas Pajak Mobil Listrik Belum Mampu Dongkrak Industri Komponen Lokal
BACA JUGA:Mesin R36: Hybrid atau Full Electric? Arah Baru Sang Legenda GT-R
Dari sisi performa, tidak ada perubahan spesifikasi mesin dibanding Stylo 160 ABS standar.
Motor ini tetap mengusung mesin eSP+ 160 cc satu silinder SOHC 4 katup berpendingin cairan dengan transmisi CVT, sama seperti yang digunakan Honda Vario 160 dan PCX 160. Tenaganya mencapai 15,2 hp dengan torsi 13,8 Nm.
Performa tersebut menjadi salah satu keunggulan dibanding Yamaha Grand Filano yang lebih mengutamakan efisiensi bahan bakar.
Grand Filano memiliki tenaga dan torsi yang lebih kecil, sedangkan Stylo 160 menawarkan karakter berkendara yang lebih bertenaga dan responsif meski konsumsi BBM tidak seirit rivalnya.
BACA JUGA:Auto Jatuh Cinta! Wujud Baru Nissan GT-R R36 Siap Gegerkan Dunia
BACA JUGA:Nissan Siapkan Revolusi Lewat GT-R R36: Era Baru Sang Legenda Supercar Jepang
Stylo 160 menawarkan karakter berkendara yang lebih bertenaga dan responsif meski konsumsi BBM tidak seirit rivalnya.--Tangkapan layar youtube.com/@OTOMOTIFTV
Untuk posisi berkendara, tinggi jok 768 mm masih tergolong ramah bagi kebanyakan pengendara.
Namun desain jok yang cukup lebar membuat posisi kaki sedikit mengangkang. Jok juga terasa cukup keras karena menggunakan material bergaya kulit premium.