Proses pembentukan emas putih mentah melibatkan teknik peleburan pada suhu tinggi, biasanya mencapai lebih dari 1000 derajat Celsius.
Emas murni dilebur bersama logam campuran hingga menyatu secara homogen.
ciri emas putih mentah dan cara membedakannya--Foto: instagram@tokomas_jayaabadi
Setelah itu, campuran tersebut dituangkan ke dalam cetakan untuk membentuk batangan atau lembaran.
Untuk menghasilkan tampilan putih mengkilap yang sering kita lihat pada perhiasan, emas putih biasanya dilapisi dengan rodium.
Lapisan ini berfungsi memberikan kilau cerah sekaligus melindungi permukaan dari goresan.
Tanpa pelapisan rodium, warna emas putih cenderung terlihat agak kekuningan atau abu-abu.
Karakteristik Utama Emas Putih Mentah
Salah satu daya tarik utama emas putih mentah terletak pada warnanya yang unik.
Warna putih keperakan yang dihasilkan memberikan kesan modern dan minimalis, berbeda dari emas kuning yang terkesan klasik.
Namun, warna ini bisa bervariasi tergantung jenis logam campuran yang digunakan.
Dari segi kekuatan, emas putih memiliki tingkat kekerasan yang lebih baik dibandingkan emas kuning murni.
Hal ini karena adanya campuran logam lain yang membuatnya lebih tahan terhadap goresan dan perubahan bentuk.
Meski demikian, kekuatannya masih berada di bawah platinum yang dikenal sangat padat dan tahan lama.
Selain itu, emas putih mentah juga memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi.
Sifat ini membuatnya tidak mudah berkarat atau rusak meskipun digunakan dalam jangka waktu lama.