PALEMBANG, PALTV.CO.ID – Proyek Pengolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Palembang, dipastikan akan memaksimalkan tenaga kerja lokal.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Akhmad Mustain mengatakan, agar tenaga kerja lokal dapat diserap, saat ini sudah ada 65 orang tenaga kerja lokal yang diberangkatkan ke China untuk mengikuti pelatihan.
Dari 65 orang tersebut, 60 orang memiliki KTP Palembang, dan 5 orang dari memiliki KTP daerah lain di dalam Sumsel.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Akhmad Mustain --Foto : Sandy - PALTV
“sesuai perjanjian kerja sama, pihak IGB itu wajib memaksimalkan tenaga kerja lokal. Ini baru diberangkatkan sekitar 10 orang, jadi totalnya sudah 65 orang diberangkatkan ke untuk pelatihan di China. 60 orang KTP Palembang, dan 5 orang KTP Sumsel.” katanya.
BACA JUGA:Moto Pad 2026 untuk Anak: Aman Digunakan?
BACA JUGA:Terungkap! 3 Tahanan Kejari OKU Kabur Setelah Buka Borgol dengan Kawat
PSEL Palembang Serap Tenaga Kerja Lokal, 65 Orang Dilatih--Foto : Sandy - PALTV
Para tenaga kerja lokal yang mengikuti pelatihan tersebut menurut Mustain, mengikuti pelatihan sesuai bidang ilmu penempatan, dan mayoritas akan ditempatkan di bagian operator.
“jadi pelatihan yang diberikan dengan bidang ilmu yang sesuai. Mayoritas paltihan tenaga kerja lokal saat ini lebih ke operator.” lanjutnya.
Pemerintah kota Palembang sendiri tidak membatasi jumlah tenaga kerja lokal yang berminat untuk bergabung dengan PSEL, dan justru dibutuhkan sebanyak-banyaknya.
Para tenaga kerja lokal yang mengikuti pelatihan --Foto : Sandy - PALTV
Kepala DLH kota Palembang menegaskan jika saat diopersionalkan pada Oktober 2026 mendatang, PSEL akan mampu mengolah 1.100 ton sampah per hari menjadi energi listrik.
“ kalau sudah beropreasi, kapasitas PSEL mencapai 1.100 ton sampah per harinya.” Tutup Mustain.