BACA JUGA:WAH!! Dukung Pelaksanaan CFN, LRT Sumsel Tambah Jam Perjalanan Hingga Pukul 00.16 WIB
Intervensi di pasar valas, penguatan cadangan devisa, serta kebijakan suku bunga domestik menjadi instrumen penting yang dapat digunakan untuk meredam volatilitas.
Dengan kombinasi kebijakan yang tepat dan dukungan kondisi global yang lebih kondusif, rupiah diharapkan memiliki peluang untuk kembali menguat, meskipun prosesnya diperkirakan berlangsung secara bertahap.
Secara keseluruhan, kurs dolar AS terhadap rupiah pada 18 April 2026 masih menunjukkan tren stabil di level tinggi.
Meskipun tidak mengalami lonjakan signifikan, posisi ini mencerminkan bahwa rupiah masih berada dalam tekanan dan membutuhkan sentimen positif yang kuat untuk kembali menguat ke level yang lebih rendah.