Capaian ini sekaligus memperkuat dukungan terhadap Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU) yang diinisiasi Pemerintah Kota Palembang, sebagai langkah konkret mengurangi kemacetan dan emisi polusi.
LRT Sumsel tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga tulang punggung mobilitas perkotaan yang terintegrasi. Kehadirannya memberikan berbagai manfaat nyata, antara lain, Akses ke pusat ekonomi dan wisata dan Integrasi moda transportasi, yakni didukung layanan feeder seperti angkutan kota yang menghubungkan kawasan permukiman dengan stasiun.
“KAI Divre III Palembang bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumatera Selatan akan terus memperkuat sinergi dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, aman, dan berkelanjutan. Melalui peningkatan kualitas layanan serta integrasi antarmoda, LRT Sumsel diharapkan dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas perkotaan yang efisien dan ramah lingkungan”tutup Aida.