Mural di Simpang Charitas Palembang Dirusak, Seniman Laporkan Aksi Vandalisme ke Polisi

Kamis 26-03-2026,16:16 WIB
Reporter : Heru Wahyudi
Editor : Abidin Riwanto

PALEMBANG, PALTV.CO.ID- Aksi perusakan fasilitas publik kembali mencoreng wajah Kota Palembang. Kali ini, sasaran pelaku adalah karya seni mural yang berada di kawasan Jalan Kapten A Rivai, tepatnya di eks Gedung RM Bundo, Simpang  Lampu Merah Charitas.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh Febri Zubian Saibul selaku penanggung jawab mural kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada  Kamis (26/3/2026) siang.

Febri menjelaskan bahwa coretan pada mural dilakukan tanpa seizin maupun sepengetahuannya, ia menyebut, tindakan tersebut jelas merusak karya seni yang sebelumnya telah dibuat dengan penuh pertimbangan dan proses panjang.

“Tanpa izin dan tanpa sepengetahuan saya, pelaku telah mencoret lukisan mural di eks Gedung RM Bundo dengan membuat coretan di atas karya tersebut,” ujar Febri (26/03/2026) 

BACA JUGA:Memasuki H+5 Lebaran 1447 Hijriah, Arus Mudik di Lintas Tengah Sumatera Mulai Meningkat

Berdasarkan informasi yang disampaikan, aksi vandalisme itu terjadi pada Selasa malam (24/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, lokasi tersebut diketahui merupakan salah satu titik pengembangan seni mural yang difasilitasi di Kota Palembang.

Mural yang dirusak bukan sekadar lukisan biasa. Karya tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Palembang dalam menyediakan ruang ekspresi bagi para seniman, bahkan sejumlah mural di kawasan itu sebelumnya pernah dilombakan dalam ajang resmi yang memperebutkan Piala Wali Kota Palembang.

Namun, upaya memperindah kota melalui karya seni tersebut justru ternodai oleh tindakan tidak bertanggung jawab, coretan yang dilakukan pelaku dinilai menghilangkan nilai estetika sekaligus merusak hasil kerja keras para seniman.

“Ini tentu sangat disayangkan, karena mural ini dibuat sebagai wadah ekspresi seni dan sebelumnya juga melalui proses lomba resmi,” tambah Febri.

Meski tidak menimbulkan kerugian secara materiil, perusakan tersebut dinilai berdampak besar terhadap nilai artistik dan semangat para pelaku seni di kota ini.


Mural di Simpang Charitas dirusak oleh oknum tak dikenal, seniman melaporkan aksi vandalisme tersebut ke polisi untuk ditindaklanjuti.--PALTV

Sementara itu,Pamapta  SPKT Ipda Hendra Yuswoyo membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait kejadian tersebut.

“Laporan sudah diterima dan akan segera diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” singkatnya.

Pihak kepolisian kini tengah mendalami kasus tersebut untuk mengungkap pelaku serta motif di balik aksi vandalisme yang merugikan dunia seni di Kota Palembang.

Kategori :