6 Motor Kurang Laku di Pasaran Meski Diproduksi Pabrikan Besar

Selasa 10-03-2026,14:50 WIB
Reporter : Muchlis Yusni
Editor : Abidin Riwanto

Kawasaki Edge merupakan motor bebek dari Kawasaki yang pernah dipasarkan di Indonesia. Motor ini hadir dengan desain sporty dan mesin yang cukup bertenaga untuk kelasnya.

Namun, saat itu pasar motor bebek sudah dikuasai oleh model populer seperti Honda Supra X 125 dan Yamaha Jupiter MX. Akibatnya, Edge kesulitan menarik perhatian konsumen. Minimnya promosi juga menjadi salah satu alasan motor ini kurang dikenal dan akhirnya tidak bertahan lama di pasar.

5. Honda Verza 150 Generasi Awal

Honda Verza 150 sebenarnya dirancang sebagai motor sport entry-level dari Honda yang menawarkan harga terjangkau. Motor ini menyasar konsumen yang ingin naik kelas dari motor bebek atau skuter matik.

Namun pada generasi awal, desain Verza dianggap terlalu sederhana sehingga kurang menarik bagi anak muda. Di saat yang sama, konsumen lebih tertarik pada motor sport yang tampil lebih agresif seperti Yamaha V-Ixion. Meski kemudian mendapat pembaruan desain, penjualan Verza sempat berjalan kurang maksimal di awal kemunculannya.

6. Yamaha Xeon RC

Skuter matik Yamaha Xeon RC merupakan salah satu produk Yamaha yang membawa sejumlah teknologi baru pada masanya. Motor ini sudah dilengkapi fitur seperti sistem pendingin radiator dan desain yang cukup sporty.


Penyebab motor dari pabrikan besar kurang laku di pasaran--foto: chat gpt

Meski memiliki teknologi yang menarik, Xeon RC kurang mampu bersaing dengan model skutik lain yang lebih populer seperti Honda Vario 125. Konsumen saat itu lebih memilih motor yang sudah memiliki reputasi kuat di pasar. Akibatnya, penjualan Xeon RC tidak terlalu menonjol.

Tidak semua produk dari pabrikan besar otomatis sukses di pasaran. Banyak faktor yang memengaruhi keberhasilan sebuah motor, mulai dari desain, harga, strategi pemasaran, hingga tren konsumen.

Meski diproduksi oleh merek ternama seperti Honda, Yamaha, Suzuki, atau Kawasaki, beberapa motor tetap bisa mengalami penjualan yang kurang memuaskan.

Namun kegagalan sebuah model bukan berarti pabrikan tersebut kehilangan reputasi. Justru dari pengalaman tersebut, produsen bisa belajar dan menghadirkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar di masa depan. Industri sepeda motor pun terus berkembang, menghadirkan inovasi baru yang membuat persaingan semakin menarik.

Kategori :