Motor yang Kurang Populer di Indonesia Tahun 2026, Apa Penyebabnya?

Selasa 10-03-2026,10:46 WIB
Reporter : Mierna
Editor : Abidin Riwanto

PALTV.CO.ID- Industri sepeda motor di Indonesia terus berkembang dengan berbagai model baru yang diluncurkan setiap tahun.  Namun, tidak semua motor yang diproduksi oleh perusahaan otomotif besar mampu menarik minat konsumen. 

Pada tahun 2026, beberapa model motor tercatat kurang populer di pasar Indonesia meskipun memiliki teknologi dan desain yang menarik. 

Fenomena ini melibatkan berbagai produsen besar seperti Honda, Yamaha Motor Company, Suzuki, dan Kawasaki yang sebenarnya telah menghadirkan banyak inovasi dalam produk mereka.

Beberapa model motor yang beredar di pasar Indonesia pada tahun 2026 tercatat memiliki tingkat penjualan yang rendah dibandingkan motor lain di kelasnya. 

BACA JUGA:Tak Disangka! Layar Xiaomi 17 Ultra Bisa Saingi iPhone 17 Pro

Motor dengan desain unik, kapasitas mesin besar, atau segmen khusus menjadi salah satu jenis yang kurang diminati masyarakat. 

Contohnya adalah Yamaha Niken yang memiliki tiga roda di bagian depan, serta Honda NM4 Vultus yang dikenal dengan desain futuristiknya. 

Selain itu, motor petualang seperti Kawasaki Versys 650 juga tidak terlalu sering terlihat di jalanan dibandingkan motor skuter matik.

Motor-motor tersebut sebenarnya memiliki fitur modern, performa mesin yang kuat, serta teknologi keselamatan yang baik. 

Namun, jumlah penggunanya tetap lebih sedikit dibandingkan motor harian yang lebih sederhana dan ekonomis.

Fenomena motor yang kurang populer ini melibatkan beberapa pihak, mulai dari produsen sepeda motor, dealer resmi, hingga konsumen di Indonesia.

Perusahaan seperti Honda dan Yamaha Motor Company tetap memasarkan berbagai model motor untuk menjangkau berbagai segmen pasar, termasuk segmen premium dan hobi.


penyebab motor tidak laku di pasar Indonesia 2026--Foto: youtube@BikeWordTVShow

Di sisi lain, mayoritas konsumen Indonesia adalah pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari seperti bekerja, sekolah, atau berdagang. Karena itu, motor yang lebih praktis dan hemat bahan bakar sering menjadi pilihan utama masyarakat.

Fenomena ini mulai terlihat sejak beberapa tahun terakhir dan semakin jelas pada tahun 2026. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat, konsumen semakin selektif dalam memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kategori :