PALEMBANG, PALTV.CO.ID- Menjelang Ramadan 1447 Hijriah dan Idulfitri 1 Syawal 1447 H, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memperkuat koordinasi guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.
Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan tidak ada alasan bagi daerah ini mengalami lonjakan inflasi yang tinggi.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar di Hotel Wyndham Jakabaring, Selasa (24/2).
Forum itu turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Bambang Pramono, para bupati dan wali kota, perwakilan instansi vertikal, BUMN, BUMD, aparat penegak hukum, hingga Satgas Pangan.
Herman Deru menyebut pengendalian inflasi saat hari besar keagamaan harus dilakukan secara kolaboratif. Ia menyoroti pola tahunan peningkatan konsumsi masyarakat yang kerap memicu kenaikan harga.
BACA JUGA:BIDIKSIBA 2026 Resmi Dibuka, PTBA Siapkan Beasiswa Kuliah untuk Generasi Muda di Wilayah Operasional
“Secara logika, saat puasa kebutuhan mestinya berkurang. Tapi faktanya konsumsi justru meningkat, terutama saat berbuka. Ini sudah menjadi pola tahunan yang menimbulkan tekanan harga,” ujarnya.
Meski terjadi kenaikan, inflasi Sumsel dinilai masih dalam batas terkendali. Angka inflasi tahunan berada di kisaran 3,33 persen, naik dari sebelumnya 2,91 persen, namun tetap lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional sebesar 3,55 persen.
Menurutnya, fluktuasi harga terjadi karena ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan. Pemerintah daerah diminta tidak hanya fokus pada intervensi pasokan, tetapi juga mengedukasi masyarakat agar tidak berbelanja secara berlebihan.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan distribusi agar tidak ada pihak yang memanfaatkan momentum Ramadan dan Lebaran untuk meraup keuntungan tidak wajar.
Ramadan–Lebaran 1447 H, Gubernur HD menegaskan inflasi Sumsel harus tetap terkendali demi stabilitas harga dan daya beli masyarakat.--PALTV
“Peran Satgas Pangan dan aparat penegak hukum sangat penting untuk memastikan tidak ada spekulan yang memanfaatkan momentum ini,” tegasnya.
Gubernur meminta kepala daerah dan OPD rutin memantau kondisi pasar secara langsung dengan langkah nyata.
“Cek pasar itu bukan untuk foto-foto, tetapi untuk memastikan kebutuhan masyarakat tersedia dan harganya stabil. Ini kerja nyata yang harus dilakukan bersama,” katanya.
Ia optimistis Sumsel mampu menjaga stabilitas harga karena didukung ketersediaan lahan, distribusi yang lancar, dan kondisi keamanan yang kondusif.