Ciri khasnya terletak pada bentuk tipis dan suara gemerincing halus saat dikenakan.
Dulu, gelang ini hampir selalu hadir dalam balutan busana adat.
Kini, tren layering atau mengenakan gelang bertumpuk kembali populer, membuat gelang keroncong klasik kembali diminati.
Dipadukan dengan kebaya maupun outfit modern, gelang ini tetap mampu menghadirkan kesan anggun dan feminin yang timeless.
4. Gelang Ukir Motif Flora dan Daun
Pada masa lalu, banyak gelang emas dibuat dengan teknik ukiran tangan yang rumit.
BACA JUGA:Di IIMS 2026, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen Lewat Program Power Up EVent
BACA JUGA:Wali kota Palembang hadiri Rakerda PKK Tingkat kota Palembang Tahun 2026
Motif bunga, daun, dan sulur alam menjadi pilihan utama karena melambangkan keindahan serta keharmonisan dengan alam.
Setiap detail ukiran mencerminkan keterampilan tinggi para pengrajin emas.
Di era sekarang, gelang ukir klasik justru dipandang sebagai karya seni bernilai tinggi.
Cocok bagi pencinta perhiasan yang ingin tampil elegan dengan sentuhan etnik dan nuansa heritage yang kuat.
5. Gelang Emas Kawat Spiral
Gelang dengan desain lilitan spiral menawarkan bentuk yang fleksibel dan dinamis.
Pada zamannya, model ini digemari karena mudah dikenakan dan dapat menyesuaikan ukuran pergelangan tangan tanpa pengait khusus.
BACA JUGA:Galaxy A Series dan Performa di Cuaca Panas