• Kondisi baru tanpa bekas pakai.
Namun, harga tinggi dan penyusutan nilai (depresiasi) setelah dibeli bisa jadi pertimbangan sebelum diputuskan. Perangkat baru biasanya akan langsung turun nilainya begitu dibuka dari bungkusnya.
BACA JUGA:Pemkot Palembang Apresiasi Gedung Hijau FT Unsri
BACA JUGA:Isu Ikan Mati di Kambang Iwak Viral, Penjaga Pastikan Bukan Diracun, Tapi Ini !!!
Performa A19 Pro berhadapan dengan nilai ekonomis iPhone bekas.--Foto : youtube.com/@GadgetIn
iPhone Bekas: Pilihan Ekonomis dengan Risiko Tersembunyi
Di sisi lain, iPhone bekas adalah opsi realistis bagi yang ingin merasakan pengalaman iPhone tanpa harus mengeluarkan biaya setinggi flagship terbaru.
Ada banyak unit iPhone bekas bahkan model-model mumpuni yang tetap kuat menjalankan fungsi harian seperti foto, media sosial, dan aplikasi produktivitas.
Kelebihan membeli iPhone Second:
• Harga lebih hemat — bisa 30–50% lebih murah dibanding baru.
• Nilai depresiasi sudah “terserap” oleh pemilik pertama, sehingga jika dijual kembali harga jatuhnya tidak terlalu tajam.
• Ramah lingkungan karena memperpanjang siklus hidup perangkat lama.
BACA JUGA:iPhone 17 Pro vs Samsung S25+: Beda Harga, Beda Kelas?
BACA JUGA:Libur Imlek, 16.008 Tempat Duduk Kereta Api Disiapkan KAI Divre III Palembang
Namun, ada beberapa risiko dan kekurangan yang perlu diperhatikan:
• Garansi resmi biasanya habis atau sangat terbatas.