PALEMBANG, PALTV.CO.ID - Warga Jalan Putri Rambut Selako RT 16 RW 07, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, mengeluhkan adanya penutupan akses jalan yang hingga kini belum mendapatkan penyelesaian.
Akses jalan yang selama ini digunakan warga tersebut ditutup secara permanen oleh salah satu warga dengan cara membangun tembok beton, sehingga kendaraan roda empat mengalami kesulitan bahkan tidak dapat melintas sama sekali menuju lokasi pemukiman.
Penutupan akses jalan ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sekitar, mengingat jalan tersebut merupakan jalur utama yang menunjang aktivitas sehari-hari warga.
Salah satu warga setempat, Dani Muhtar, mengungkapkan bahwa dengan ditutupnya jalan tersebut, berbagai aktivitas warga menjadi terhambat.
BACA JUGA:Buka Rekening? Simak Saldo Minimum Tabungan Bank Nasional Terbaru
BACA JUGA:Tetap Elegan Sepanjang Masa, Tren Gelang Emas Berlian yang Bersinar di 2026
Warga mengeluhkan penutupan jalan yang telah berlangsung hampir dua tahun.--Foto : Suryadi - PALTV
Menurutnya, kendaraan roda empat seperti mobil pribadi, kendaraan logistik, hingga kendaraan darurat tidak dapat masuk ke lingkungan tersebut, sehingga menyulitkan warga dalam berbagai keperluan.
“Dengan ditutupnya jalan ini, semua aktivitas jadi terhambat. Mobil tidak bisa masuk, kalau ada keperluan mendesak jadi susah,” ujar Dani saat ditemui.
Dani menambahkan bahwa penutupan akses jalan tersebut bukan terjadi baru-baru ini, melainkan sudah berlangsung cukup lama. Ia memperkirakan penutupan itu telah terjadi kurang lebih selama dua tahun terakhir.
Selama kurun waktu tersebut, warga hanya bisa pasrah menggunakan akses alternatif yang lebih sempit dan tidak memadai, terutama bagi kendaraan roda empat.
BACA JUGA:GPS Cerdas: Otak di Balik Navigasi Real-Time
BACA JUGA:Perjalanan Panjang Tak Lagi Melelahkan, Suspensi Innova Reborn 2.4 Jadi Andalan
Salah satu warga setempat, Dani Muhtar, mengungkapkan bahwa dengan ditutupnya jalan tersebut, berbagai aktivitas warga menjadi terhambat. --Foto : Suryadi - PALTV
Lebih lanjut, Dani mengaku pernah mencoba menemui pihak yang menutup jalan tersebut untuk meminta klarifikasi dan mencari solusi bersama.