Meski beberapa orang mungkin menganggap modul kameranya mirip dengan desain iPhone terbaru, Infinix memberikan identitas khas melalui finishing matte yang tidak mudah meninggalkan sidik jari.
Layarnya pun tak kalah memukau dengan panel OLED beresolusi 1,5K, jauh lebih tajam dibanding standar Full HD+ pada umumnya di kelas harga ini.
Keunggulan layar Infinix Note Edge makin terasa berkat tingkat kecerahan puncak (peak brightness) yang mencapai 4.500 nits.
BACA JUGA:Dorong Inovasi Ramah Lingkungan, Kemenkum Sumsel Dampingi Pengajuan Paten Pupuk Enceng Gondok
BACA JUGA:Tekan Laju Inflasi, Pemprov Sumsel Jadwalkan OPM hingga Sidak Pasar
Angka ini bahkan melampaui beberapa ponsel flagship yang harganya lima kali lipat lebih mahal.
Andika berkelakar bahwa jika layar ini terjatuh dengan kondisi kecerahan maksimal di malam hari, cahayanya bisa berfungsi layaknya sebuah "flashbang".
Bagi pengguna yang hobi streaming, bezel tipis pada layarnya memberikan pengalaman visual yang sangat imersif dan luas.
Di balik bodinya yang ramping, Infinix Note Edge ditenagai oleh chipset Dimensity 7100 dengan proses fabrikasi 6 nanometer.
Kombinasi antara desain elegan Infinix Note Edge dan kapasitas baterai yang luar biasa --youtube@dkidmedia
Chipset ini dirancang khusus untuk mengejar efisiensi daya tanpa mengorbankan performa. Hasil benchmark AnTuTu yang menyentuh angka 766.000 poin menunjukkan bahwa ponsel ini berada di titik manis (sweet spot) untuk penggunaan harian yang lancar dan satset.
BACA JUGA:PLTS Masjid Agung SMB Jayo Wikramo Beroperasi Dapat Hemat Biaya Listrik Hingga Rp24 Juta per Tahun
BACA JUGA:Desain Spakbor Morbidelli C252V Bergaya Klasik, Cruiser yang Tetap Punya Karakter Unik
Untuk urusan penyimpanan, teknologi UFS 2.2 yang digunakan memastikan proses buka-tutup aplikasi berjalan sangat cepat.
Meskipun tipis, Infinix Note Edge tetap mampu melahap berbagai judul game populer.
Saat diuji bermain Mobile Legends, ponsel ini mampu memberikan frame rate stabil di angka 80-an FPS pada pengaturan Ultra.